JUST FRIEND OR LOVERS 7

yongshin

CHAPTER 7

NEVER ENDS

Written by: Guns007

Genre : Comedy, Drama

Age: 16+

Pagi-pagi sekali, Yonghwa memutuskan untuk mengantarkan Shin hye kembali ke tempat shooting meskipun shin hye menolak karena masih ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi bersama dengan Yonghwa kekasihnya. Namun melihat Yonghwa tersenyum padanya dan mengenggam tangannya, shin hye merasa luluh dan akhirnya menyerah dengan keinginan yonghwa itu.

 

 

Yonghwa:”please, jangan marah shin hye” sambil yonghwa mengemudikan mobil yang disewanya semalam.

 

 

 

Shin hye:”tapi mereka akan mengetahui tentang kita, Yonghwa Oppa”

 

 

 

Yonghwa sedikit tertawa sambil menatap jalan didepannya..

 

 

 

Yonghwa Pov:”so, cute. Shin hye memanggilku Yonghwa Oppa”

 

 

 

Shin hye melihat kalau yonghwa sedikit tertawa sambil menatap jalan didepannya. Yeoja itu langsung memukul pelan bahu Yonghwa..

 

 

 

Shin hye:”Yonghwa oppa. Apa yang kau pikirkan?? Mengapa kau tersenyum seperti itu??”

 

 

 

Yonghwa:”tidak apa-apa shin hye, jangan khawatir”

 

 

 

Yonghwa lalu memegang tangan shin hye dan mencium telapak tangannya, sambil tersenyum padanya. Shin hye akhirnya kembali luluh. Yeoja itu lalu memeluk pinggang yonghwa. Mereka berdua lalu saling berbagi cerita tentang hal-hal romantis hingga mereka tiba di lokasi shooting. Ketika mereka sampai, mereka merasa senang dan bahagia..

 

 


 

 

Sejak saat itu, Yonghwa dan shin hye resmi berpacaran..

 

namun mereka menyembunyikan itu dari para Netizen. hanya Anggota CN Blue dan beberapa teman dekat saja yang mengetahuinya..

 

hari-hari mereka lalui dengan tersenyum dan penuh cinta..

 

“Kami akan memberitahu kepada Publik suatu hari nanti bahwa kami sudah saling cinta ketika saatnya tiba” kata yonghwa pada sahabatnya, para member cn blue ketika mereka baru saja selesai konser di Indonesia pada 19 Oktober 2013.

 

“Apakah Keluarga Shin hye tahu tentang hubunganmu dengan shin hye eonnie, hyung??” tanya min hyuk.

 

“ne, min hyuk keluarga shin hye maupun keluargaku sudah tahu..manajer shin hye, Mr. jun juga sudah mengetahuinya. mereka mendukung kami berdua. setiap hari kami merasa kalau cinta kami semakin dalam dan kuat”

 

ketika mereka sedang bercakap-cakap..seseorang mendatangi mereka..

 

 

“haii..guys”

 

 

Jonghyun, Jungshin dan Min Hyuk lalu menoleh untuk mengetahui siapa yang datang..

 

 

“shin hye” sahut yonghwa senang..

 

“yong” panggil shin hye mesra sambil tangannya mengenggam tangan yonghwa dengan hangat.

 

shin hye datang bersama manajernya, Mr. jun..

 

“kau datang juga, sayang” kata yonghwa..

 

“ne, yong..aku pasti datang hanya untukmu. aku tak bisa jauh darimu..aku hampir gila karena merindukanmu” kata shin hye..

 

Yonghwa sangat cinta pada sahabat dekat yang kini telah menjadi pacarnya. dilingkarkan lengannya pada pinggang shin hye dan dipeluknya kasihnya itu dari belakang..

 

shin hye tersenyum senang sambil tangannya mengenggam tangan yonghwa..

 

Min Hyuk, Jonghyun dan Jungshin merasa iri melihat kemesraan pasangan yongshin itu.

 

“sebaiknya kita tinggalkan mereka. mereka berdua ingin membagi hal-hal yang romantis satu sama lain” kata Jonghyun.

 

“tidak perlu jonghyun. kalian bisa tetap disini. kami hanya ingin melepaskan rasa rindu” kata yonghwa.

 

“kami merasa lapar yonghwa setelah konser. kami ingin mencoba rasa makanan di sini. ayo min hyuk, jungshin” ajak jonghyun..

 

“kami akan menyusul kalian, nanti” kata Yonghwa.

 

setelah sahabat yonghwa pergi..

 

“aku akan  menunggumu di mobil, shin hye. kita harus mengejar penerbangan pesawat ke korea satu jam dari sekarang” kata manajer jun.

 

“aku tahu, manajer jun. aku akan menyusulmu nanti, dan terima kasih karena sudah mau memenuhi permintaanku untuk datang kesini dan bertemu dengan pacarku” kata shin hye sambil melirik pada yonghwa..

 

“terima kasih manajer jun, karena kau mau membantu shin hye untuk datang kesini” kata yonghwa..

 

“ne, yonghwa. aku senang karena kau, shin hye bisa tersenyum bahagia dan tertawa lagi. aku berharap, selamanya shin hye bisa bahagia denganmu” kata manajer jun.

 

“aku berjanji, shin hye akan selalu tersenyum setiap hari dengan cinta yang kumiliki” janji yonghwa.

 

shin hye merasa tersentuh mendengar kata-kata yonghwa.

 

“yong” panggil shin hye dengan lembut..

 

yonghwa membelai rambut halus shin hye sambil dia memandang penuh cinta pada gadis itu.

 

“aku akan pergi sekarang” kata manajer jun..

 

“aku senang. akhirnya shin hye memiliki seseorang yang dapat menjaganya. aku tidak perlu khawatir lagi dengan masa depan shin hye. aku yakin cinta yang diberikan yonghwa akan mampu membahagiakan shin hye untuk selamanya” harap manajer jun ketika namja itu melangkah pergi.

 

“apa kau menyaksikan penampilanku tadi sayang??” tanya yonghwa..

 

“ne, yong..aku menyaksikannya..aku menyukai suaramu dan semua tentangmu” kata shin hye..

 

“ayo duduk dulu, shin..kau pasti letih” kata yonghwa. namja itu menarik shin hye untuk duduk bersamanya..

 

“ne, yong”

 

“baringlah di pangkuanku, sayang..kalau kau ingin tidur kau boleh tidur dipangkuanku” kata yonghwa mesra..

 

shin hye menuruti perkataan kekasihnya itu..namun matanya hanya memandang wajah yonghwa

 

“sayang..kau tidak lelah??”tanya yonghwa sambil membelai wajah shin hye..

 

“aku tidak ingin tidur sekarang, yong..aku memang letih tapi aku bisa tidur nanti didalam pesawat..sekarang yang kuinginkan adalah memandang wajah pria yang kucintai” kata shin hye. yeoja itu mengangkat tangan kirinya dan menyentuh pipi yonghwa dan tersenyum hangat pada namja yang dicintainya itu..

 

“aku tak bisa melupakan hari dimana kau menerima cintaku shin” kata yonghwa lembut.

 

“hari itu akan menjadi hari yang penting untuk cinta kita, yong..hari pengakuan cintamu padaku”

 

“aku mencintaimu yong. setiap hari dalam hidupku hanya ada kamu dihatiku..” kata shin hye lembut..

 

Yonghwa tersentuh mendengar pernyataan cinta shin hye..namja itu menarik badan shin hye hingga sedikit terangkat..ditatapnya yeoja yang selalu membuat hatinya bahagia itu..lalu diciumnya shin hye dengan segenap perasaan cinta.

 

“aku pun mencintaimu, sayang..tidakkah kau tahu kalau aku sudah menyiapkan lagu khusus untuk menggambarkan betapa besarnya cintaku padamu..honey” kata yonghwa setelah mereka berciuman..

 

“apa judul lagu itu, yong..aku ingin tahu??”

 

“lagunya berjudul “can’t stop” artinya aku tidak dapat berhenti untuk terus mencintaimu, shin..kau adalah matahari hatiku..energi hidupku, dan segalanya bagiku. cintamu adalah inspirasiku dalam menulis lagu” kata yonghwa..

 

shin hye merasa tersentuh dengan kata-kata yonghwa..diciumnya pipi yonghwa dengan mesra..

 

“tidakkah kau ingin mencium bibirku, tidak akan ada seorangpun yang bisa menghentikanmu” kata yonghwa dengan tersenyum

 

wajah shin hye merona kemerah-merahan..

 

“aku malu, yong. lain kali saja”

 

“kalau begitu, aku yang akan mencium bibirmu karena aku merasa kurang puas” kata yonghwa..

 

shin hye akan berkata lagi ketika yonghwa menutup mulutnya dengan sebuah ciuman..

 

shin hye menikmati ciuman itu..tidak seperti ciuman-ciuman yang ada didrama..ciuman itu nyata dan keluar dari hati yang tulus dan murni.

 

shin hye melingkarkan kedua tangannya ke leher yonghwa.

 

wajah shin hye kemerahan setelah berciuman sementara yonghwa tersenyum bahagia..

 

“apa kau ingin mendengar lagu yang kuciptakan khusus untuk cinta kita, honey??”tanya yonghwa..

 

“ne, yong..aku ingin mendengarnya” kata shin hye..

 

yonghwa mengambil gitarnya dan dengan penuh semangat dinyanyikannya lagu “can’t stop” yang baru diciptakannya khusus buat shin hye..

 

shin hye mendengar suara husky yang keluar dari mulut yonghwa..sembari ditatapnya wajah yonghwa tanpa berkedip..

 

“aku akan mencintaimu selamanya, yong..kau bukan hanya teman dekatku ataupun sahabatku..namun kau juga adalah pacarku dan cintaku” kata shin hye dalam hati..

 

TAMAT

 

 

Just Friend or Lovers 6

yongshin

CONFESSION

Written by: Guns007

Genre : Drama, Romance

Age : 16+

Yonghwa berdiri di depan api unggun..ia memakai baju kemeja putih yang bagian atasnya tidak terkancing sehingga dadanya yang bidang terlihat jelas dan celana jeans berwarna biru tua, ia memegang bunga di tangan kanannya dan sebuah amplop ketiga di tangan kirinya..

wajahnya tersenyum bahagia ketika memandang shin hye…

 

Perlahan yonghwa berjalan menghampiri shin hye yang berdiri terpaku..ia memberikan bunga lily berwarna merah dan amplop..

 

Yonghwa:”kau sangat cantik malam ini, miss park”

 

Shin hye tidak berucap apa-apa, ia hanya menatap yonghwa..

 

Yonghwa:”jangan buka amplop itu, hingga aku menyuruhmu untuk membukanya”

 

Shin hye menganggukkan kepalanya..jantungnya berdetak cepat dan aliran darahnya naik hingga membuat pipinya merona kemerah-merahan..

 

Yonghwa hanya tersenyum sambil menatapnya, kemudian namja itu mengambil gitar dan memainkannya sambil bernyanyi..

Lagu “ The Way You Look At Me” From Christian Bautista”

 

No one ever saw me like you do

All the things that I could add up to

I never knew just what a smile was worth

But your eyes say everything without a single word

Reef.

Coz there’s something in the way you look at me

It’s as if my heart knows you’re the missing piece

You make me believe that there’s notheing in this world I can’t be

I’d never know what you see

But there’s something in the way you look at me

 

Yonghwa menyanyikan lagu itu dengan penuh perasaan..shin hye melihatnya dengan terharu..

 

If I could freeze the moment in my mind

Be the second that you touch your lips to mine

I’d like to stop the clock make time stand still

Coz baby this is just the way I always wanna feel

 

Coz there’s something in the way you look at me

It’s as if my heart knows you’re the missing piece

You make me believe that there’s notheing in this world I can’t be

I’d never know what you see

But there’s something in the way you look at me

 

I don’t know how or why

I feel different in your eyes

All I know is that it happens everytime

 

Coz there’s something in the way you look at me

It’s as if my heart knows you’re the missing piece

You make me believe that there’s nothing in this world I can’t be

I’d never know what you see

But there’s something in the way you look at me

 

Setelah yonghwa selesai menyanyikan lagu “the way you look at me”. Namja itu menghampiri shin hye..

 

Yonghwa:”shin hye, my friend. Sejak kita bertemu pertama kali di minami shineyo, hingga di Drama “heartstrings” kita selalu berteman baik..hingga suatu malam, ketika aku melihat gantungan kunci teddy bear yang kita pakai di “heartstring” aku tiba-tiba menyadari kalau ada yang berbeda ketika kau menatapku dan tersenyum padaku”

 

 

Yonghwa memegang tangan shin hye..

 

 

Yonghwa:”bukalah amplop itu sekarang”

pizapcom1092081116139888761328370968737

 

 

Shin hye membuka amplop itu dan membaca isinya, setelah ia membacanya. Dia hanya menatap yonghwa tanpa tersenyum..namun perlahan air mata menetes di pipinya..

 

 

Yonghwa:”shin hye, apa kau mau menjadi pacarku??” sambil memegang tangannya..

 

 

Shin Hye :”Aku juga menyukaimu yonghwa, namun aku harus tahu dulu mengapa kau menyukaiku”

 

 

Shin hye:”mengapa kau menyukaiku, jung yong hwa??”

 

 

Yonghwa:”karena hanya kaulah yang bisa mengisi kepingan yang hilang dihatiku..hanya kaulah yang mampu membuat ku menempuh hampir 12 jam untuk datang ke tempat ini, meninggalkan semua pekerjaanku di seoul”

 

 

Shin hye:”apa kau ingin aku menjawab pertanyaanmu??”

 

 

Yonghwa berlutut dengan satu kaki ditekuk:”yes”

 

 

Shin hye:”kalau begitu jawab pertanyaanku..apa kau menyukaiku dengan segenap hatimu??”

 

 

Yonghwa:”aku menyukaimu..ani, aku mencintaimu park shin hye dengan seluruh hatiku..aku mencintaimu seperti apa adanya dirimu”

 

 

Shin hye:”2 Tahun aku menunggumu untuk mengatakan hal ini padaku, sejak kita bermain bersama di minami shineyo aku sudah memiliki perasaan padamu dan perasaan itu makin dalam di drama “heartstring” aku juga tidak mau menjadi temanmu lagi, karena aku mau menjadi orang yang akan selalu menghiburmu ketika sedih dan memelukmu ketika kau menangis. I love you too, yonghwa”

 

 

Yonghwa:”jadi kau mau menjadi pacarku??”

 

 

Shin hye menatapnya:”ne, yong. Aku mau menjadi yeojachingumu”

 

 

Yonghwa tidak dapat melukiskan perasaan senangnya. Sambil tersenyum bahagia..yonghwa langsung memeluk shin hye..

 

 

Yonghwa:”aku sangat bahagia sekali ketika kau mengucapkan I love you. Akhirnya kau mejadi milikku park shin hye” sambil memeluk jagiyanya.

 

 

Shin hye:”aku juga sangat senang dan bahagia karena kau rela datang jauh-jauh hanya untuk mengungkapkan isi hatimu padaku”

 

 

Yonghwa:”aku sangat berterima kasih karena kau mau menerima cintaku. Aku berjanji akan selalu mencintaimu meskipun kita terpisahkan oleh jarak dan waktu. Namun cintaku akan selalu utuh padamu”

 

 

Shin hye terharu..

 

 

Shin hye:”aku pun akan menjaga cinta kita, yong” sambil melepaskan pelukannya pada yonghwa.

 

 

Yonghwa lalu memegang tangannya dan membawanya ke suatu tempat dimana mereka akan menghabiskan malam berdua..

 

Yonghwa akhirnya mengungkapkan apa yang selama ini terpedam di hatinya dan shin hye menerima cintanya

terima kasih buat para pembaca yongshin couple

tunggu chapter terakhir dari ceritaku..

byeee..

Dear Diary

tumblr_n8woiwnbnO1th11eao1_500

CHAPTER I

PUNISH FROM Mr. KYUHYUN

Written : Guns007

Length : Sequel

Genre : Romance

Age : 16+

Di Pagi yang Cerah itu, nampak awan berarak pelan..membawa semangat dan optimisme pada manusia yang akan beraktivitas..

termasuk seorang gadis cantik yang sedang berlari menuju sekolahnya..

“aku tidak boleh terlambat..tidak boleh” serunya dalam hati..

jam sekolah menunjukkan pukul 07.25 ketika shin hye sampai di muka kelas..

segera dikeluarkannya buku tulis dan kemudian matanya sibuk mencari-cari sesuatu.

“heiii, shin hye..apa yang sedang kau cari??”

Park Shin hye, melirik sekilas pada sosok cewek yang sedang berdiri disebelahnya..

“aku sedang mencari pulpenku untuk mengerjakan PR Matematika. semalam aku menyimpannya disini, tapi sekarang kok hilang??”

“jiyeon, apa kau mempunyai pulpen yang bisa ku pinjam??”

sambil mengemut lollipop, jiyeon duduk di sebelah kursi shin hye..

“aku hanya punya satu pulpen shin, maaf. ngomong-ngomong, kenapa kau baru mengerjakan PR mu itu sekarang?? tidakkah kau tahu arti dari kata Pekerjaan rumah?? itu adalah pekerjaan yang dikerjakan dirumah dan bukan disekolah”

shin hye menoleh pada jiyeon dengan pandangan sebal..

“terima kasih guru atas penjelasannya..tapi aku tidak membutuhkannya sekrang. saat ini, aku perlu bantuanmu teman”

jiyeon hanya mengangkat bahunya..

“baiklah, shin hye..ini PR ku, catat saja tapi aku tak punya pulpen”

“aku akan pergi membelinya di kantin sekolah. tunggu aku dan jangan menghilang dari pandangan mataku, jiyeon” kata shin hye sambil yeoja itu berjalan dan kemudian berlari ke kantin sekolahnya..

5 menit kemudian shin hye kembali dengan pulpen dan sebuah buku tulis ditangannya..

“hosh..hoshh”

shin hye memegang pinggangnya, sambil coba menenangkan napasnya yang terengah-engah..

“woww, shin..kau berlari dengan sangat cepat..aku yakin, kau mungkin bisa lebih cepat dari usain bolt” canda jiyeon..

“berhenti meledekku, jiyeon..aku lagi tidak ingin bercanda sekarang. aku hanya tidak ingin Mr. kyuhyun menghukumku”

shin hye mengambil buku jiyeon dan sibuk menyalin PR jiyeon yang diberikan Pak Kyuhyun seminggu lalu..

setelah 5 menit berlalu, teman-teman sekelas shin hye kembali masuk kedalam kelas. mereka tertawa melihat shin hye yang sibuk mencatat PR dari buku jiyeon..shin hye mendengar ejekan mereka, tapi yeoja itu tidak peduli..fokusnya saat ini hanya satu, selesaikan Pekerjaan Rumah dari Pak Kyuhyun sehingga terhindar dari hukuman yang pasti akan diterimanya andai PR itu tidak selesai ditulisnya..

tidak lama kemudian, guru yang ditunggu pun muncul..

“selamat pagi pak guru”

“selamat pagi juga adik-adikku semua”

“apakah kalian sudah mengerjakan Pekerjaan rumah yang kuberikan seminggu yang lalu??”

“sudah pak”

“kalau begitu, Jiyeon..tolong ambil pekerjaan rumah mereka dan bawa ke mari”

Jiyeon berdiri dari tempat duduknya dan mulai mengambil buku mereka satu persatu..

terakhir, jiyeon berhenti di tempat duduk shin hye..

“shin hye..buku PR mu”

“tunggu, aku belum selesai”

“shin hye, aku tidak bisa menunggu, Pak Kyuhyun akan memarahiku karenamu”

shin hye akhirnya menyerah..yeoja itu memberikan buku PR nya pada jiyeon..

“terima kasih, jiyeon” kata pak kyuhyun..

jiyeon kembali ke tempat duduknya..

Mr. kyuhyun memberikan tugas kepada mereka sambil memeriksa tugas PR yang telah mereka kerjakan..

satu persatu di periksanya dan diberi nilai pada tugas PR yang telah diselesaikan itu..

shin hye menunggu dengan cemas..

lalu kemudian..

“park shin hye..kemari” sahut Mr. kyuhyun..

“mati aku” sahut shin hye dalam hati sambil berdiri dari kursi..

Jessica dan taecyeon yang duduk di sudut bagian depan, tertawa kecil sambil mengejek shin hye..namun yeoja itu hanya melengos saja..

wajah Pak Kyuhyun terlihat marah ketika shin hye berada didepannya..

“apa ini??” teriak Pak Kyuhyun. diambilnya buku itu lalu dilemparkannya keatas meja..

shin hye hanya terdiam dengan wajah yang pucat pasi..

“pekerjaan rumahmu tidak selesai bahkan tidak sampai setengah dari jumlah soal yang kuberikan..sementara waktunya sangat panjang, satu minggu, shin hye..mengapa kau tidak bisa menyelesaikannya??”

“aku…aku..soalnya terlalu susah pak” jawab shin hye dengan gugup..

“hah..alasanmu saja itu..bilang saja kalau kau memang malas untuk mengerjakannya..lihat pekerjaan teman-temanmu, mereka mampu menyelesaikannya dan hanya kau yang tidak”

shin hye tidak dapat berkata apa-apa lagi..

“hal ini mengecewakanku, park shin hye..mau tidak mau, aku harus memberikanmu hukuman” kata Pak Kyuhyun ketika namja itu duduk..

park shin hye hanya pasrah dan menunggu hukuman apa yang akan diberikan guru kyuhyun padanya..

“kau harus membersihkan ruanganku selama satu minggu, shin hye..kau akan melakukannya setelah jam pelajaran sekolah. kau mengerti??”

“ya pak”

“bagus, kembali ke tempat dudukmu”

shin hye terlihat lemas ketika yeoja itu berjalan kembali ke mejanya..

“apa yang dikatakan Pak kyuhyun padamu, shin??”tanya jiyeon..

“dia menegurku dengan keras dan menghukumku. aku harus membersihkan ruangannya selama satu minggu”

jiyeon ikut prihatin dengan hukuman yang kuterima..yeoja itu menepuk pundak shin hye.

“aku akan membantumu, teman..jangan kuatir”

“trims, jiyeon..kau memang sahabatku yang baik”

setelah beberapa saat..

“shin..boleh aku minta tolong..kalau kau punya uang 30 Won..tolong pinjamkan padaku. aku mau membeli buku tulis yang baru”

shin hye terlihat berpikir sebentar. lalu yeoja itu mengambil uang dari tas sekolahnya..

“ini, jiyeon”

“trims, shin” kata jiyeon. lalu disimpannya uang itu di saku kemejanya..

shin hye lalu mengalihkan perhatiannya pada pak kyuhyun yang sedang mengajar didepan kelas..

shin hye dan jiyeon mengikuti pelajaran sekolah pada hari itu hingga selesai Jam Pelajaran sekolah..

TBC..

Yonghwa akan muncul di chapter selanjutnya..

trims dan komen teman..

Disaster

tumblr_muwty3hCWq1qfi7g0o1_500

CHAPTER III

MISSING SHIN HYE

Author: GUNS 007

Lenght: Sequel

Genre: Mystery, Romance and survival

Rating: PG +16

Main Cast: Park Shin Hye, Jung Yong Hwa

Cast Untuk Part 2 : Minhyuk, Jong Hyun, dan Jung Shin 

Disklaimer     :

- ini hanya cerita fiksi, jadi author hanya meminjam nama-nama mereka.so jangan mencopy paste cerita ini tanpa seizin author.

- Semua cerita, karakter, setting, dan alur serta hal lainnya adalah milik pribadi masing-masing author. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh utama dan cast lainnya bukanlah milik author,tapi milik orangtua, keluarga dan agensi mereka.author hanya meminjamnya untuk keperluan cerita ini.

- mianhe, cerita saya tulis dalam bahasa inggris…

 

when Yonghwa has take almost half from his way to Busan, suddenly some people stop his car….

 

 

 

Yonghwa:”hei, let me go away. I must go to Busan for searching my wife and my daughter”

 

 

 

The old man:”I’m sorry. we can’t let you go, because the land is avalanche and close the road cause the eartquake”

 

 

 

Yonghwa just hopeless, he look sad.

 

 

 

Yonghwa:”is there any other road to go to busan beside this road??”

 

 

 

The police:”no, sir. only this road the way to busan”

 

 

 

 

Yonghwa:”when the road will open again??”

 

 

 

 

The Police:”we don’t know sir. today the Bulldozer and other heavy equipment will work to clean the road”

 

 

 

 

Yonghwa:”Can I have your handphone number?? I will phone you in one or two days for know if the road has clean, so I can pass the road”

 

 

 

 

 

The police:”yes, you can. here my number” then he give his number to Prof yonghwa.

 

 

 

 

Yonghwa:”thank You Mr…”

 

 

 

 

 

The Police:”Taeyang…My name is taeyang”

 

 

 

 

 

 

Yonghwa:”ok, Mr. Taeyang. Thank you so much. oh, by the way. my name is Yonghwa, Jung Yonghwa”

 

 

 

 

 

The police is look suprise..

 

 

 

 

 

The police:”oh, I know you. You are Yonghwa who is written about The Eartquake and Tsuriname. I have read your book. Your book is good and teach us to know about the impact of earthquake and what we must do when the eartquake is happen”

 

 

 

 

 

Yonghwa:”oh, I appreciate with your opinion. Thanks because has read my book. by the way I must go now if you don’t mind”

 

 

 

 

 

The police:”sure, I will inform you if the road has clean”

 

 

 

 

 

 

Yonghwa turn his car and back to seoul. he decided to go to disaster department..

 

 

 

 

 

 

 

he very worried about his wife shin hye and his little angel Jing yi. but the most important things must he do it. that is to inform the president and the other minister about this disaster. but before that, he must get more information to prove that the disaster must happen..

 

 

 

 

 

 

 

 

after one hour, he arrive at disaster department..

 

 

 

 

 

 

 

 

jong hyun and other staff has approach him..

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa:”how are you?? I hope all of you is okey”

 

 

 

 

 

 

Jonghyun:”ne, I and the other just fine. but I see your eyes is sad. is there something happen yonghwa??”

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa:”shin hye told me this morning that she will go to busan for visit her parents and our son Jung ho. but after earthquake, I try to contact them. but shin hye not pick up my phone. I’m very worried to them. I’m afraid that something will happen to them”

 

 

 

 

 

 

 

Jonghyun:”have you contact to shin hye parents??and why you not follow them to busan??”

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa:”yes, I have contact her parents but they told me that shin hye has not arrive on there. I has follow them until almost half the way to busan. but the land is avalanche and close all the road to busan. so I go back to here”

 

 

 

 

 

 

Jonghyun:”I understand that. I hope your wife and your daughter will be just fine”

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa:”I hope too, Jonghyun. ah, is there more information about the disaster from jungshin and minhyuk??”

 

 

 

 

 

 

 

Jonghyun:”no, yonghwa”

 

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa:”oh, I will go inside my room now”

 

 

 

 

 

 

 

 

Jonghyun:”ne”

 

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa go to his room and sit. but his mind still thinking about his wife and his little angel. he try to contact shin hye, but she still not pick up his phone”

 

 

 

 

 

 

 

 

the time has pass. the night is come..

 

 

 

 

 

 

 

Jonghyun has come to Prof yonghwa room..yonghwa look weak and his face is little pale.

 

 

 

 

 

 

 

Jonghyun:”yonghwa, is there any progress from your wife and your daughter??”

 

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa:”no” he tone is like he just hopeless..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jonghyun:”yonghwa, I hear you like hopeless. don’t be like that yong. you must be strong and don’t lose faith and hope that you wife will be safe. I suggest you need to go home and take a rest for one or two hours. I will wake up you if there is new information from your wife or the disaster”

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa just nodded his head and stand up..

 

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa:”I will go home now” while he walk slowly to his car.

 

 

 

 

 

 

 

 

jonghyun just saw him with pity…

 

 

 

 

 

 

 

 

after 15 minutes, He arrive to his home and try to sleep. but he very restless.

 

 

 

 

 

 

 

 

Yonghwa Pov:”where are you my wife and my little angel?? I miss both of you. don’t leave me alone” while he cry…

 

 

 

 

 

 

 

 

 

after half an hour, finally he can sleep too…

 Chapter Three has finished..

Comment guys for next chapter..

Gomawo for your attention..

Love Is In The Air

foto-22.jpg

 

Chapter 5 : Yonghwa Proposal and Shin hye hate the truth.      

Author: Guns 007

Lenght: …… Chapter

Genre: Sad Romance

Rating: PG+

Main Cast: Park Shin Hye, Jung Yong Hwa

Cast on this chapter: Guns007.

2 Minggu telah berlalu…

Yonghwa telah bekerja selama seminggu dan dia kembali lagi ke seoul untuk menemui shin hye kekasihnya itu..

Saat itu, Yonghwa sedang duduk di tepi tempat tidurnya di sebuah hotel.

Yonghwa sudah memikirkan dengan baik tentang satu hal dan telah memutuskannya..

Yonghwa Pov:”Aku tidak ingin menyia-nyiakan waktuku lagi. Akan kukatakan sendiri kepadanya dan aku harap dia akan mau menerima lamaranku”

Yonghwa lalu menelpon shin hye..

Yonghwa:”sayang, Bolehkah aku datang kerumahmu malam ini. Aku mau membawamu ke suatu tempat”

Shin hye:”tentu saja Yonghwa, hanya engkaulah pria yang kuinginkan untuk datang ke rumahku”

Yonghwa:”ok, satu jam lagi aku akan datang untuk menjemputmu”

Shin hye:”Okay, yong. Aku akan bersiap sekarang”

Setelah menelpon shin hye, Yonghwa mengganti pakaiannya dan menyiapkan semuanya. Lalu namja itu mengeluarkan benda dari saku celananya. Benda itu adalah cincin dengan nama mereka tertera di cincin itu..

Yonghwa Pov:”aku berharap, ini akan membuat cinta kita akan kekal selamanya, shin hye melalui satu lamaran”

Setelah satu jam, Yonghwa akhirnya sampai di rumah Park Shin hye..

Adalah Guns yang membuka pintu untuknya..

Yonghwa:”Hai, Guns. Bagaimana kabarmu??”

Guns:”b….baik” sambil melihat Yonghwa dengan perasaan takut..

Yonghwa menyadari ketakutan Guns padanya. Dia penasaran mengapa Guns bersikap seperti itu. Namun belum sempat hal itu ditanyakannya. Shin hye sudah bersuara sambil turun dari tangga..

“Yonghwa….” Ucap shin hye..

Yonghwa mengalihkan pandangannya dari Guns pada Shin hye..

Yonghwa melihatnya dengan takjub bercampur kagum..

Yonghwa:”woooww, menakjubkan shin hye. penampilanmu seperti bidadari..”

Shin hye hanya tersenyum mendengar pujian yonghwa sambil perlahan yeoja itu melangkah mendekati yonghwa dan Guns..

Shin hye memakai gaun panjang berwarna biru dengan kalung yang diberikan oleh Yonghwa beberapa waktu lalu, melingkar di lehernya sehingga menambah kecantikan yeoja itu.

Sementara Guns justru melihat pada shin hye dengan kesedihan yang terpancar di matanya..

Yonghwa:”bolehkah kita pergi sekarang putri??” sambil mengulurkan tangan kanannya pada shin hye..

Shin hye:”tentu saja, Yonghwa..”. shin hye memegang tangan yonghwa sambil tersenyum padanya..

Shin hye:”Guns, aku akan pergi dulu. Tidak apa-apa kalau kau sendiri di rumah??” sambil menoleh sekilas pada Guns.

Guns:”jangan khawatirkan aku, kak. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Pergilah dan bahagiakan dirimu”. Guns tersenyum pada kakaknya, shin hye..

Shin hye lalu melangkah pergi bersama Yonghwa, kekasihnya..

Setelah mereka menghilang. Guns menutup pintu rumah..

Guns Pov:”bagaimana….bagaimana aku akan berterus terang tentang hal ini pada Shin hye, kakakku?? Yang sebenarnya mengenai masalahku?? Dapatkah shin hye menerima hal ini?? Ketika aku melihat senyumnya pada Yonghwa, cintanya yang begitu besar pada Yonghwa dan berharap untuk bersama Yonghwa selamanya. Aku tidak bisa menceritakan hal ini pada Shin hye, karena jika aku mengatakan yang sesungguhnya pada kakakku. Aku akan membuat kakakku shin hye akan terpaksa mengorbankan cintanya pada Yonghwa. Shin hye seharusnya hidup bahagia bersama Yonghwa. Aku akan menghancurkan segalanya. Apa yang harus kulakukan??” keluh Guns. Namja itu tidak mampu membayangkan apa yang akan terjadi. Sambil terduduk di sofa, namja itu menangis dengan sedih karena dia tahu kalau hal ini akan membuat kedua yongshin couple itu akan menderita..

Guns Pov:”maafkan aku kak. Aku akan membuatmu dalam masalah besar dengan Yonghwa. Ini sepenuhnya salahku. Maafkan aku” sambil Guns menangis tersedu-sedu..

Sementara itu, Yonghwa dan shin hye telah sampai ke suatu tempat yang telah diatur Yonghwa sebelumnya untuk melamar shin hye, kekasihnya.

Yonghwa mengeluarkan sapu tangan dari saku celananya..

Yonghwa:”bolehkah aku menutup matamu dengan sapu tangan ini. Aku ingin membuat kejutan untukmu??”

Shin hye:”ok, yong. Aku akan mengikuti apa yang kau mau”. Yonghwa lalu menutup mata shin hye dengan sapu tangan.

Yonghwa menuntun shin hye menuju ke tempat yang telah disiapkannya..

Yonghwa:”ah, kita sudah sampai”. Namja itu lalu melepaskan sapu tangan yang menutup mata shin hye….

Yeoja itu lalu melihat ke sekeliling ruangan..

Nampak kertas beraneka warna tergantung di dalam ruangan itu. Lilin-lilin juga menyala dan dipasang mengelilingi meja dan juga di bagian lain di ruangan itu. Sekuntum bunga dan sebotol sampanye Nampak berada di atas meja..

Shin hye berjalan, mengambil dan membaca sepucuk kertas yang tergantung di ruangan..

“cinta itu indah, jika kau mempunyai Cinta di hatimu, maka kau akan menjadi orang yang berbahagia dalam hidupmu”

Shin hye tersenyum setelah membaca kertas itu..

Shin hye:”Yonghwa, apakah kau yang membuat semua ini??”

Yonghwa hanya menatapnya..

Yonghwa:”aku membuat ini hanya untukmu dan khusus untukmu, shin hye. ayo, kita duduk tuan putri”

Yonghwa lalu menarik satu kursi buat shin hye..

Shin hye tersenyum:”terima kasih, yonghwa” sambil yeoja itu duduk.

Yonghwa mengambil sebotol sampanye dan menuangkan isinya ke dalam gelas..

Yonghwa:”cheers, shin hye untuk cinta kita” sambil yonghwa mengangkat gelas..

Shin hye:”cheers”. Shin hye ikut mengangkat gelasnya..

Setelah mereka minum sampanye..

Yonghwa berdiri dan melangkah ke kursi tempat shin hye duduk..

Yonghwa:”mau berdansa bersamaku, shin hye”

Shin hye:”tapi aku belum tahu bagaimana caranya berdansa, yonghwa”

Yonghwa:”ikuti saja langkahku, putri” sambil yonghwa mengulurkan tangannya..

Shin hye:”tidak ada musiknya yong??”

Yonghwa:”itu tidak menjadi masalah, hati kita akan menjadi musiknya”

Shin hye:”kalau begitu, ajarkan aku yong bagaimana caranya berdansa” sambil shin hye menyambut uluran tangan yonghwa..

Shin hye mengikuti yonghwa ke bagian lain dari ruangan itu dimana mereka berdua dikelilingi oleh lilin yang telah diatur yonghwa sebelumnya..

Yonghwa:”taruh tangan kananmu di bahuku sementara tangan kananku di pinggangmu”

Shin hye mengikuti arahan Yonghwa..

Tetapi baru beberapa langkah, shin hye tanpa sengaja menginjak kaki yonghwa..

“awww” teriak yonghwa..

“maaf yonghwa” kata shin hye..

Yonghwa:”tidak apa-apa, ayo kita teruskan lagi latihannya..

Setelah 15 menit kemudian, shin hye mulai lancer mengikuti gerakan kaki yonghwa..

Yonghwa:”bagus, shin hye. kau sudah bisa berdansa sekarang”

Shin hye:”itu karenamu yonghwa, sehingga aku bisa berdansa”

Yonghwa:”ada sesuatu yang ingin ku tanyakan padamu, shin hye??”

Shin hye hanya menatapnya sambil kedua tangannya di bahu yonghwa..

Yonghwa:”aku tidak tahu apakah ini saat yang tepat. Namun aku tidak dapat menahan diriku lagi. aku ingin kau menjadi milikku secepatnya shin hye, karena aku mencintaimu”

Kemudian perlahan yonghwa berlutut dengan sebelah kaki ditekuk..

Shin hye tahu apa yang akan dikatakan oleh yonghwa. Shin hye menutup mulutnya dengan sebelah tangannya. Yeoja itu sangat…sangat bahagia. Akhirnya ada seseorang yang akan melamarnya untuk menikah dan dia tidak akan sendiri lagi..

Yonghwa:”shin hye, kekasihku. Maukah kau menikah denganku dan menjadi Mrs. Jung??”

Shin hye:”mana cincinnya, yonghwa??”

Yonghwa:”aissshh, aku lupa. Tunggu sebentar” sambil yonghwa mengambil cincin dari saku celananya..

Shin hye sedikit tertawa namun bahagia..

Shin hye:”aku ingin yonghwa menjadi Mrs. Jung dan bersamamu selamanya. Ya, aku mau menikah denganmu” . shin hye lalu mengulurkan tangan kanannya. Yonghwa memakaikan cincin di jari manisnya..

Lalu mereka berciuman di tengah-tengah cahaya lilin..

 

Yonghwa dan Shin hye telah memutuskan akan menikah dua minggu lagi..

Sementara itu, Guns bingung, dia tidak tahu apa akan mengatakan yang sebenarnya pada kakaknya atau tidak. Tapi dia memutuskan harus mengatakan pada shin hye tentang hal ini. Suka atau tidak, shin hye harus menerimanya..

Guns Pov:” hal ini sangat susah bagiku. Kakakku mungkin akan sangat membenciku karena telah menghancurkan kebahagiannya dengan yonghwa. Namun jika aku tidak mengatakan hal ini, aku akan terus dihantui mimpi buruk tiap malam..

Guns menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan hal itu..

Satu minggu kembali berlalu..

Pada malam hari, guns berpikir dan merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengatakannya..

Namja itu berjalan menuju ke ruang makan. Dilihatnya, shin hye sedang melamun sambil tangannya bertopang di meja makan. Guns bisa melihat senyumnya yang mengembang dari kejauhan. Guns merasa sedih meliihat hal itu..

Guns memanggilnya:” kakak…..kakak…” sambil namja itu menghampiri meja makan..

Shin hye sadar dari lamunannya. Yeoja itu menoleh dan melihat adiknya..

Shin hye:” oh, guns..”

Guns lalu duduk di depan kakaknya..

Dia menatap shin hye. Shin hye melihat ada kesedihan dimata adiknya. Tak pernah dia melihat adiknya sedih seperti itu semenjak meninggalnya orang tua mereka..

Shin hye:” guns, mengapa kau melihatku seperti itu?? Apa ada sesuatu yang ingin kau katakana??”

Guns:” ne, kakak. Ini masalahku dan telah menghantuiku setiap malam. Namun aku bingung apakah aku harus mengatakannya padamu atau tidak”

Shin hye:”mengapa kau harus bingung guns??, tidak apa-apa katakan saja aku pasti akan membantumu untuk mencari jalan keluarnya”

Guns:” aku bingung karena…..karena masalahku ini berhubungan dengan pacarmu, Jung Yong Hwa” sambil guns melihat ke shin hye..

Shin hye terkejut mendengarnya. Yeoja itu langsung terdiam, namun dia ingin tahu masalah apakah itu..

Guns:” aku akan mengatakannya padamu kakak, mungkin setelah itu kau akan membenciku atau marah padaku. Aku akan menerimanya” sambil dia melihat ke shin hye..

Shin hye tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya menatap guns dengan pertanyaan berkecamuk di pikirannya..

Guns:” kejadian ini terjadi hampir empat tahun yang lalu, namun masih sangat jelas di pikiranku…

 

FLASHBACK

GUNS POV

Saat itu pada jam 6 sore..

Aku pergi kerumah temanku untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen kami..

Aku berada disana hingga jam 8 malam. Lalu aku memutuskan untuk pulang..

Dalam perjalanan pulang, aku baru menyadari kalau lampu mobil depan sebelah kanan tidak menyala, jadi hanya sebelah kiri yang menyala. Karena itu, aku hanya mengemudikan mobilku dengan kecepatan sedang.

Saat itu gelap dijalan, ketika aku melewati toko supermarket. Lalu tiba-tiba aku melihat seorang wanita dan seorang anak kecil yang sedang menyeberang, aku langsung menginjak rem namun jaraknya terlalu dekat. Aku tetap menabrak mereka.

Aku pucat pasi melihat mereka tergeletak di jalan raya. Aku ingin menolong mereka, namun rasa takut langsung menghantuiku, takut akan semua hal. Aku langsung pergi dengan kecepatan tinggi. Aku tidak tahu apakah mereka akan selamat atau tidak. Namun setelahnya aku tahu dari Koran kalau keduanya meninggal dan menyebabkan suaminya shock dan sangat tepukul dengan kejadian itu..

 

END OF FLASHBACK

Guns:” aku tidak takut jika aku akan dipenjara karena hal ini. Itu adalah hukumanku dan akan kuterima, tetapi….”

Guns belum melanjutkan kata-katanya, ingin dilihatnya bagaimana reaksi shin hye..

shin hye masih bingung pada awalnya, namun perlahan dia mengerti dan menyadari apa yang akan terjadi…terjadi dengan rencana untuk menikah dengan yonghwa yang dicintainya. Dia takut untuk mendengar kenyataan itu..

Guns:” tetapi….akan sangat berat untukmu kakak, karena…..karena suami dari wanita dan anak yang kutabrak itu adalah………………………adalah……………..Jung Yong Hwa” sambil Guns melihat ke shin hye dengan perasaan sedih..

Shin hye sangat terpukul dan shock mendengar hal itu…

“karena suami dari wanita dan anak yang kutabrak itu adalah jung yonghwa” hanya kalimat itu yang terus berdengung di telinganya….

Tanpa disadari, air mata mengalir turun dari wajah cantiknya..

Dia menyadari apa yang akan terjadi jika yonghwa tahu hal ini…

-             Rencana pernikahan mereka akan hancur berantakan..

-             Yonghwa akan memutuskan hubungannya dengan shin hye

-             Yonghwa akan pergi untuk selamanya

-             Dan impian untuk membangun keluarga yang bahagia bersama yonghwa tidak akan pernah menjadi kenyataan..

 

Shin hye menatap guns dengan pandangan yang penuh kemarahan dan emosi..

 

Dia berteriak pada Guns:” mengapa baru sekarang kau mengatakan hal ini kepadaku guns?? Mengapa tidak jauh sebelumnya, sehingga ketika aku bertemu Yonghwa aku tidak akan jatuh cinta padanya dan menghindarinya. Jika dia tahu tentang hal ini, dia tidak akan bisa menerimanya. Kau membuatku menderita Guns, aku tahu sekarang mengapa kau takut dengan yonghwa”sambil shin hye menangis dan berdiri dari tempat duduknya..

 

Guns ikut berdiri dari tempat duduknya..

 

Guns:”maafkan aku kak, aku tidak ingin kau menderita karena apa yang kulakukan” sambil guns melangkah menghampiri shin hye dan akan menyentuh bahunya untuk menghiburnya..

 

Namun shin hye langsung menepis tangan guns..

 

Shin hye:” jangan sentuh aku!! Kau telah membuatku menderita, guns. Karena kau adalah adikku satu-satunya dan yonghwa adalah calon suamiku. Kalian berdua adalah yang terpenting bagiku. Aku tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini, aku akan pergi ke kamarku, jangan mengangguku hingga nanti aku mau berbicara padamu” sambil shin hye melangkah pergi menuju ke kamarnya..

 

Guns tidak pergi megikutinya, namja itu mengerti jika shin hye tidak ingin diganggu saat ini. Dia lalu mengambil air dingin dari kulkas dan meminumnya. Setengah jam kemudian, namja itu melangkah menuju ke kamarnya..

 

Ketika namja itu melangkah melewati kamar shin hye..

 

Guns bisa mendengar kakaknya menangis..

 

Guns Pov:” maafkan aku, kakak. Ini adalah kesalahanku,  Harusnya akulah yang menanggung semuanya dan bukan kakak” sambil guns menoleh ke pintu kamar shin hye..

 

Lalu guns terus melangkah menuju kamarnya. Namja itu mencoba untuk tidur, namun matanya susah untuk dipejamkan..

 

Sementara itu disebelah kamar guns, shin hye menangis dengan tersedu-sedu. Yeoja itu duduk di tempat tidur sambil lututnya ditekuk dan kedua tangan menutupi wajahnya..

 

Yeoja itu benci dengan kenyataan yang harus dihadapinya. Dia berharap kalau seandainya guns bukanlah adiknya, tentulah dia bisa menikah dengan Yonghwa dan bisa memiliki keluarga bahagia yang diidam-idamkannya. Namun sekarang hal itu sangat berat baginya..

 

Shin hye Pov:” Oh, Tuhan. Tolong aku!! Katakan padaku apa yang harus kuperbuat. Berikan suatu tanda padaku. Aku tidak bisa memutuskan apa-apa saat ini, semua jalan didepanku seperti kabur dan tidak jelas”

 

Sepanjang malam, shin hye terus menangis hingga yeoja itu tertidur…..

 

Author baru menyelesaikan menulis cerita sequel “Love Is In The Air” part 6 Yong hwa Proposal and Shin hye Hate the truth

apa yang akan dilakukan Shin hye ketika mengetahui masalah Guns?? Apakah cinta yonghwa dan shin hye akan tetap selamanya atau tidak??

Nantikan terus kelanjutannya..

Gomawo dan keep comment guys..

Love Is In The Air 5

sad romsnce

Chapter 5 : When Guns meet Yonghwa, and Nightmare haunted.      

Author: Guns 007

Lenght: …… Chapter

Genre: Sad Romance

Rating: PG+

Main Cast: Park Shin Hye, Jung Yong Hwa

Cast on this chapter: Guns007.

 

Yonghwa mengantarkan shin hye pulang.

Yonghwa:”Shinhye, ini sudah jam 10 malam. Aku antar sampai disini saja yah”

Shin hye:”Yonghwa, masuk dulu ke rumah. Bukankah kau mau berkenalan dengan adikku Guns??”. Ketika mereka sampai di rumah shin hye.

Yonghwa: baiklah shin hye. aku memang ingin bertemu dengan adik dari kekasihku”

Shin hye hanya tersenyum. Berdua mereka melangkah ke rumah sambil berpelukan, shin hye memeluk pinggang yonghwa sementara yonghwa melingkarkan sebelah tangannya di bahu shin hye.

Shin hye mencoba membuka pintu depan. Tetapi tidak terbuka..

Yonghwa:”sepertinya guns sedang keluar Shin, karena pintu nya terkunci”

Shin hye menganggukkan kepalanya, sambil mengambil kunci rumah dari tas kecil yang disandangnya di bahu.

Yonghwa:”shin hye, sebaiknya aku pulang. Kurang baik kalau aku bertamu sampai jam begini” sambil membalikkan badannya dan akan melangkah pergi.

Namun shin hye langsung memegang tangannya..

“yong, please jangan pulang dulu honey. Temani aku, sambil menunggu Guns pulang. aku takut sendirian di rumah” sambil tersenyum pada yonghwa.

Yonghwa:”baiklah, shin hye. tapi apa kau yakin kalau Guns akan pulang malam ini??”

Shin hye:”Guns pasti pulang, karena dia hanya akan keluar rumah untuk menemui IU kekasihnya”

Keduanya kemudian masuk kedalam rumah..

Shin hye:”yong, mau minum apa??”

Yonghwa:”air putih saja, aku sedikit haus” sambil duduk di kursi sofa yang ada di ruang keluarga..

Shin hye pergi ke dapur dan kembali dengan segelas air putih di tangannya..

Yonghwa meminumnya sedikit. Shin hye lalu duduk di sebelahnya.

Yonghwa:”shin, jadi apa yang akan kita lakukan sambil menunggu adikmu Guns pulang??”

Shin hye:”hmmm. Yong, aku juga tidak tahu. Ah, bagaimana kalau kita main Truth or Dare saja??”

Yonghwa:”baiklah”

Shin hye:”aku dulu yang bertanya, Truth. Yonghwa, apakah kau masih mencintai Tiffany??” sambil menatap yonghwa.

Yonghwa hanya terdiam..

Yonghwa:”Shin hye. Tiffany adalah masa laluku dan saat ini hanya kaulah yang aku cintai dan masa depanku. Kaulah yang akan menjadi Mrs. Jung, istriku kelak”

Shin hye tersenyum:”ok, aku puas mendengar jawabanmu Yong. Giliranmu sekarang”

Yonghwa:”aku tidak ingin menanyaimu atau menantangmu untuk melakukan sesuatu. Aku hanya ingin menciummu, Mrs. Jung” sambil mendekatkan wajahnya pada shin hye.

Namun shin hye mendorong pelan wajah Yonghwa..

Shin hye:”Mr. Jung, play the game now. Kau harus bertanya atau memintaku untuk melakukan sesuatu”

Yonghwa:”ok shin. Hmm, bagaimana kalau kau berlari di tengah jalan sambil telanjang??”

Shin hye membelalakkan matanya mendengar kata-kata Yonghwa..

Namun Yonghwa langsung tertawa..

Shin hye sadar kalau Yonghwa hanya ingin menggodanya..

Shin hye:”kau….kau mengerjaiku Mr. Jung. Terima hukumanmu sekarang” sambil shin hye mulai menggelitiknya di kursi sofa.

Yonghwa terus tertawa, sambil menggerakkan tubuhnya untuk menghindari shin hye yang menggelitiknya.

Shin hye tambah ingin menggelitiknya ketika dilihatnya Yonghwa terus tertawa..

Shin hye mencoba terus untuk membuat Yonghwa menyerah. Namun Yonghwa ternyata lebih kuat.

Tanpa disadarinya, shin hye mendorong tubuh yonghwa sehingga Shin hye berada diatas tubuhnya sekarang..

Yonghwa lalu memegang kedua tangan shin hye dengan kedua tangannya.

Mereka bertatapan sekarang. Yonghwa telah berhenti tertawa. Dia hanya menatap wajah Shin hye. lalu Yonghwa menarik pelan tangan shin hye hingga kedua wajah mereka saling berdekatan.

Shin hye bisa merasakan detak jantung Yonghwa yang cepat sama dengan detak jantungnya.

Keduanya pun berciuman kembali, Yonghwa bisa merasakan lembutnya bibir shin hye.

Yonghwa hanya ingin menciumnya dengan penuh kelembutan. Dorongan gairah mereka mulai meningkat.

Lalu tiba-tiba..

“ting….tong..” terdengar bel pintu rumah berbunyi dan menganggu kemesraan mereka.

Keduanya langsung berhenti berciuman. Shin hye langsung berdiri. Dia terlihat menggerutu karena gairahnya baru mulai naik.

Shin hye melangkah ke pintu depan dan membukanya..

Ternyata Guns yang berada di depan pintu.

Shin hye:”Guns, kau dari mana saja?? aku sudah lama menunggumu. Tidakkah kau tahu jam berapa ini??”

Guns:”Orang Tua IU sedang keluar kota selama dua hari. Kakak laki-lakinya sedang keluar bersama kekasihnya, jadi hanya IU sendirian di rumah. Dia memanggilku untuk menemaninya hingga kakaknya pulang”

Shin hye:”baiklah Guns, aku bisa menerima alasanmu. Ah Guns, mari kukenalkan pada pacarku, Jung Yong Hwa”

Jung Yonghwa lalu muncul di depan Guns.

Yonghwa:”senang bertemu denganmu Guns” sambil mengajak Guns untuk bersalaman.

Namun Guns tidak menjabat tangan Yonghwa. Dia hanya menatap Yonghwa, dengan ketakutan terpancar di matanya.

Shin hye menyadari kalau adiknya tidak menjabat tangan Yonghwa..

Shin hye:”Guns, kau kenapa?? jabat tangan Yonghwa, Guns”

Guns langsung sadar..

Guns:”eh, ne, shin hye. senang bertemu denganmu juga Yonghwa” sambil bersalaman dengan Yonghwa. Yonghwa bisa merasakan kalau tangannya basah karena keringat padahal cuaca saat itu sedikit dingin.

Guns langsung bergegas masuk kedalam rumah. Dia beralasan kalau dia merasa mengantuk dan ingin tidur.

Shin hye hanya menganggukkan kepalanya dan menerima alas an Guns. Ketika Guns masuk ke dalam kamarnya, dia bisa mendengar Yonghwa memberi ucapan selamat malam pada shin hye.

Guns membaringkan dirinya di tempat tidur, namun matanya tidak mau terpejam..

Sesuatu dari masa lalu langsung menganggu pikirannya, sesuatu yang ingin dilupakannya namun sampai sekarang masa lalu itu masih terbayang jelas di ingatannya. Dan sekarang, ketika ia bertemu Jung Yong Hwa, masa lalu itu menghantuinya lagi..

Sementara itu, Yonghwa sudah sampai di kamar hotel tempatnya menginap. Yonghwa bingung dengan cara Guns menatapnya dan sikap Guns yang langsung pergi begitu saja..

Yonghwa Pov:”mengapa Guns menatapku seperti itu?? Seperti ada ketakutan di matanya. Namun aku tidak mengenalnya dan baru bertemu di rumah Shin hye. dan mengapa tangannya berkeringat ketika cuacanya tidak panas dan malah sedikit dingin?? Hal ini membuatku curiga dengan adiknya Shin hye, Guns. Apakah ada yang disembunyikan Guns dariku, sesuatu dari masa lalu?? Tapi apa?? Aku harus bertanya pada Guns kalau aku bertemu lagi dengannya”

Tiga hari berlalu sejak pertemuan Guns dan Yonghwa..

Dini Hari jam 3 Am.

“maafkan aku, please…..kumohon……..tidak…..tidak…” sambil Guns berteriak-teriak dalam tidurnya, lalu ia pun terbangun..

Shin hye kakaknya langsung datang kekamarnya. Dia mendengar teriakan Guns..

Shin hye:”Guns, apa yang terjadi denganmu?? Mengapa kau berteriak??Ini sudah yang ketiga kalinya kau seperti ini” sambil menatap Guns dengan khawatir.

Shin hye:”kau juga berkeringat banyak Guns..apa kau baik-baik saja??”sambil menyentuhkan tangannya pada dahi Guns..

Guns:”aku baik-baik saja kak, ini hanya mimpi Buruk. Nanti juga pasti hilang”

Shin hye:”baiklah Guns. Namun biar kuambilkan air putih untukmu agar kau tenang” sambil shin hye berdiri dan pergi kedapur. Sesaat kemudian, kakak Guns itu sudah kembali dengan segelas air putih ditangannya.

Guns meminumnya hingga setengah gelas..

Shin hye:”istirahatlah Guns. Namun kalau sesuatu menganggumu dan kau butuh teman bicara, panggil aku karena aku adalah kakakmu. Okay??” sambil menatap wajah Guns.

Guns:”baik kak” sambil berbaring kembali di tempat tidurnya.

Shin hye memakaikan kembali selimut pada Guns hingga sebatas dada..

Shin hye:”tidurlah Guns, aku ada di luar kalau kau perlu sesuatu” sambil melangkah keluar kamar Guns dan menutup pintu.

Shin hye belum ingin tidur, wanita itu memutuskan untuk pergi ke dapur, membuka kulkas dan mengambil sebotol air dingin.

Sambil minum, shin hye memikirkan sesuatu..

Shin hye Pov:”apa yang terjadi dengan Guns?? Apa ada sesuatu yang disembunyikannya dariku?? Tapi apa?? Aku berharap Guns akan menceritakan masalahnya padaku, jadi aku bisa menolongnya untuk menyelesaikan masalah itu”

Setelah 10 menit shin hye duduk, yeoja itu pun kembali ke kamarnya..

Sementara itu, Guns tidak ingin tidur lagi. Namja itu takut kalau mimpi buruk itu kembali lagi..

Guns Pov:”bagaimana mungkin aku menceritakan masalah ini, kalau ini berkaitan dengan Yonghwa kekasihnya itu?? Tapi aku tidak sanggup menyimpan rahasia ini selamanya. Akan kukatakan pada shin hye jika saatnya sudah tepat”

Guns Pov:”maafkan aku kak, jika masalahku ini akan membuatmu dalam masalah dengan Yonghwa. Maafkan aku……maafkan aku….” Sambil Guns menahan kesedihan membayangkan apa yang akan terjadi..

 

Author baru menyelesaikan menulis cerita sequel “Love Is In The Air” part 5 When Guns meet Yong Hwa and Nightmare is Haunted

apa yang terjadi ketika Shin hye mengetahui masalah Guns dan apa yang akan dilakukannya?? Apakah cinta yonghwa dan shin hye akan tetap selamanya atau tidak??

Nantikan terus kelanjutannya..

Gomawo dan keep comment guys..

 

Love Is In The Air Chapter 4

sad romsnce

Chapter 4 : First Kiss For Them       

Author: Guns 007

Lenght: …… Chapter

Genre: Sad Romance

Rating: PG+

Main Cast: Park Shin Hye, Jung Yong Hwa

Cast on this chapter: Guns007.

Malam Hari at Shin hye House..

Shin hye sedang berada di kamarnya, sementara Guns berada di ruang keluarga. Guns sedang duduk menonton drama asia kesukaannya, Full House.

Shin hye berteriak memanggilnya dari kamarnya..

“Guns…..Guns…..”

Guns yang sedang menonton drama”Full House” sedikit menggerutu mendengar panggilan kakaknya. Namun Guns akhirnya pergi untuk menemui shin hye di kamarnya..

Ketika Guns membuka pintu kamar shin hye. dia terpaku memandang Shin hye..

Shin hye memakai baju berwarna biru, dan memakai scarf berwarna merah yang melingkar di lehernya. Sepatunya juga berwarna biru, sehingga membuatnya sangat cantik untuk malam ini..

Shin hye menoleh dan melihat Guns dengan senyuman terlukis di wajahnya..

Shin hye:”Bagaimana penampilanku, Guns??” sambil shin hye memutar tubuhnya..

Guns:”hmmm. Kakak kelihatan cantik malam ini. Bolehkah ku tahu siapa gerangan Pria yang beruntung ini?? Apakah Nickhun, Shin hye??”

Shin hye:”tidak, Guns. aku hanya menganggap Nickhun sebagai temanku. ini pria yang lain. Aku bertemu dengannya ketika berlibur di Pulau Jeju bersamamu. Namun kau entah pergi kemana, ketika aku ingin mengenalkannya padamu”

Guns:”Kakak, sudah kukatakan padamu kalau aku pergi mencari sarapan pagi karena aku sudah kelaparan. Boleh kutahu siapa namanya, kak??”

Shin hye:”namanya, Jung Yong hwa. Tolong, Guns. Bersikap yang baik ketika dia datang, ok”

Tetapi Guns tidak mendengar perkataan Shin hye. Dia terpaku di tempatnya berdiri. Guns shock ketika kakaknya menyebut nama Jung Yonghwa.

Guns Pov:”apa aku tidak salah mendengar?? Bahwa kakakku menyebut nama Jung Yonghwa”

Shin hye melihat kalau Guns sedang melamun..

Shin hye:”hei, mengapa kau terdiam ketika aku menyebut nama Jung Yong Hwa??”

Guns seketika tersadar dari lamunannya..

Guns:”tidak, aku hanya berpikir kalau aku pernah mendengar nama itu. Tapi mungkin itu hanya perasaanku saja.

Shin hye:”Yonghwa pernah tinggal di kota ini juga sebelumnya. Tetapi karena istri dan anaknya meninggal karena kecelakaan, dia memutuskan untuk menjual rumahnya dan pindah ke kota lain”

Tiba-tiba terdengar bel rumah mereka berbunyi..

Shin hye:”Guns, coba lihat siapa tamu yang datang, mungkin Yong hwa yang datang”

Guns pergi dari kamar shin hye, tetapi dia tidak pergi ke pintu depan melainkan pergi ke toilet..

Bel rumah Shin hye terus berbunyi..

Shin hye berteriak:”Guns, dimana kau?? Mengapa tidak membukakan pintu untuk tamu yang datang??”

Guns:”maaf, kak. Saya sedang di toilet. Saya tidak bisa menahannya lebih lama lagi”.

Shin hye:”mengapa tidak kau katakan sebelumnya Guns” sambil dia menuju ke pintu depan dan membukanya..

Ternyata Yonghwa yang berada di depan rumah Shin hye..

Yonghwa:”Selamat Malam Shin hye. Maaf kalau aku sudah membuatmu menunggu terlalu lama”. Yonghwa memakai setelan jas rapi berwarna hitam.

Shin hye:”tidak apa-apa Yonghwa. Kau datang di saat yang tepat”

Shin hye:”boleh kita pergi sekarang??”

Yonghwa:”apakah kau sudah siap??”

Shin hye:”yes”

Yonghwa mengulurkan tangannya pada shin hye. Shin hye hanya tersenyum sambil memegang tangan Yonghwa. Bersama-sama mereka berjalan menuju ke mobil Yonghwa.

Ketika mereka berada di dalam mobil..

Shin hye:”mobilmu bagus yonghwa”.

Yonghwa:”aku menyewanya dari seorang teman”

Shin hye:”ohh. Boleh ku tahu kemana kita akan pergi malam ini??”

Yonghwa:”santai shin hye, relax. Percayalah padaku untuk malam ini. Semuanya akan baik-baik saja”

Shin hye:”baiklah Yonghwa” sambil shin hye mengenggam tangan yonghwa.

Setelah setengah jam mereka menempuh perjalanan, Yonghwa membelokkan mobilnya ke arah kanan dan berhenti di sebuah restoran..

Yonghwa:”Park Shin Hye, restoran ini adalah tempat favorit aku untuk makan malam bersama Tiffany, mendiang istriku. Bolehkah kita pergi kedalam sekarang??”

Shin hye:”Yong hwa, bisakah kita pergi ke tempat lain?? Aku hanya takut kau masih mengingat istrimu dan tidak bisa untuk melupakannya” sambil dia menatap Yonghwa..

Yonghwa juga menatapnya dan lalu mencium telapak tangannya..

Yonghwa:”Jangan berpikir seperti itu, Shin hye. aku menyukai makanannya, karena itulah aku membawamu ketempat ini. Kita kemari hanya untuk makan malam. Hanya itu saja. Percaya padaku, shin hye. saat ini, hanya dirimulah yang aku pikirkan, tidak ada yang lain”

Shin hye percaya dengan apa yang dikatakan oleh Yonghwa..

Yeoja itu mengikuti Yonghwa masuk kedalam restoran..

Restoran itu Nampak elegan dan sederhana..

Manager restoran melihat kedatangan Yonghwa. Dia menghampiri mereka..

Manager:”lama Mr. Yonghwa tidak datang ketempat ini. Aku turut bersimpati dengan apa yang terjadi dengan Istri dan anakmu”

Yonghwa:”ne, Mr. Jin. Aku sangat sibuk dengan pekerjaanku sehingga baru sekarang bisa kemari lagi. Aku sudah melupakannya. Itu seperti mimpi buruk bagiku. By the way, ini shin hye. dia adalah teman akrabku untuk saat ini” Yonghwa memperkenalkan Shin hye pada Mr. Jin.

Mr. Jin:” senang bertemu denganmu Shin hye. kau terlihat cantik malam ini”

Shin hye:”terima kasih Mr. Jin untuk pujiannya”

Yonghwa:”okay, ayo kita makan sekarang”

Mr. Jin:”aku sudah menyiapkan meja tempat biasa Mr. Yonghwa makan malam. Ikuti saya” sambil Mr. jin membalikkan tubuhnya dan berjalan ke suatu tempat. Yonghwa dan shin hye mengikutinya.

Mereka masuk ke ruangan lain, meja mereka terletak di sudut ruangan itu. Lilin Nampak menyala dan menambah keromantisan ruangan itu. Sekuntum Bunga mawar di letakkan di vas kecil di tengah-tengah meja.

Yonghwa menarik kursi untuk shin hye…

Shin hye Nampak tersenyum:”terima kasih yonghwa” sambil duduk di kursi itu.

Yonghwa membalas senyumannya dan duduk di kursi di depan shin hye.

Mr. Jin:”Mr. Yonghwa. Pesanan makannya seperti biasa??”

Yonghwa:”untukku yang biasa saja. bagaimana denganmu shin hye??”

Shin hye:”aku suka semua makanan yang bahannya ikan. Aku kurang suka daging”

Mr. Jin:”baiklah, akan segera ku siapkan makanannya” sambil dia melangkah kembali ke tempatnya.

Yonghwa:”3 tahun lalu, aku hampir selalu datang ke tempat ini untuk makan malam bersama istri dan anakku. Namun setelah Tiffany meninggal, baru sekarang aku bisa datang ke tempat ini”

Shin hye hanya mendengarkan saja apa yang dikatakan Yonghwa..

Yonghwa:”ah, shin hye. kemana adikmu Guns?? Aku tadi tidak melihatnya, kau belum mengenalkanku pada adikmu Guns”

Shin hye:”maafkan aku Yonghwa. Tadi aku menyuruhnya untuk membukakan pintu untukmu, tetapi ternyata dia malah pergi ke toilet. Nanti ketika pulang, akan ku kenalkan kau pada Guns”

Yonghwa:”baiklah, shin hye. sekarang, aku ingin bicara tentang kita berdua. Aku ingin memberikanmu ini” sambil yonghwa berdiri dari tempat duduknya dan mengambil sesuatu dari saku celananya..

Shin hye:”apa itu Yonghwa?? Apa yang ingin kau berikan padaku??”

Yonghwa berjalan ke belakang shin hye, lalu memakaikan sebuah kalung liontin berwarna biru pada leher shin hye.

Shin hye menatap kalung itu dengan perasaan senang dan bahagia. Seketika, senyum menghias di wajahnya.

Shin hye berdiri dan mencium yonghwa di pipinya..

Shin hye:”sangat cantik, terima kasih yonghwa atas kalung yang indah ini. Ini sangat berarti bagiku. Aku sangat senang dengan pemberianmu ini”

Yonghwa:”aku senang kalau kau bahagia dengan kalung yang kuberikan itu”

Setelah menunggu 5 menit lagi, makanan yang mereka pesan akhirnya datang juga..

Terkadang sambil makan malam, keduanya sering menatap satu sama lain dan tersenyum.

Setelah selesai makan malam, Yonghwa membawa Shin hye ke tempat karaoke..

Shin hye:”Yonghwa, mengapa kau membawaku ke tempat ini??”

Yonghwa:”aku ingin bernyanyi bersamamu, namun jika kau tidak ingin aku tidak akan memaksamu”

Shin hye:”tidak yonghwa. Aku ingin bernyanyi bersamamu. Ayo, kita pergi sekarang”

Mereka memesan ruangan untuk bernyanyi. Yonghwa memesan ruangan yang sedang sehingga mereka bebas untuk bergerak.

Mereka berdua memasuki ruangan karaoke..

Yonghwa:”shin hye, aku ingin mendengar suaramu”

Shin hye terlihat malu untuk bernyanyi di depan yonghwa. Dia terlihat sibuk mencari lagu yang bagus dan bisa untuk dinyanyikannya.

Akhirnya, Shin hye dapat menemukan lagu yang bagus dan bisa dinyanyikannya…

Lagu itu berjudul “Love is Only You” by AOA

“LOVE IS ONLY YOU”

BY.   AOA

Love is only you Love is only you Love is only you yeah

Love is only you (ma Love is only you) Love is only you (ma Love is only you)

Only you (ma Love is only you you you)

joheun noraereul deureodo yeppeun georireul georeodo tteoga tteo olla tteo olla sangsangmanhaedo tteollyeo

joheun yeonghwareul bwado yeppeun oseul ibeodo jakku neol jakku neol tteoollimyeo utgon hae

mareun an haedo neukkimmaneuro ara nae simjangi sarangeul malhaneungeol

You are my sunshine of my life my sunshine of my heart

Oh hangsang nae gyeoteseo sarangeul soksagyeojwo

You are my sunshine of my life my sunshine of my heart

maeil ne pume kkok angyeo kkumeul kkul geoya kkul geoya baby

Love is only you (ma Love is only you) Love is only you (ma Love is only you)

Love is only you (ma Love is only you you you)

Shin hye terlihat seperti gadis ABG, ketika menyanyikan lagu itu. Shin hye menggerakkan tubuhnya mengikuti irama lagu. Shin hye sering menatap yonghwa di saat menyanyikan lagu itu. Yonghwa hanya menatapnya dengan terkejut.

Yonghwa Pov:”shin hye terlihat menggairahkan di saat dia menggerakkan tubuhnya seperti itu. Aku tidak bisa menahan diriku untuk memeluknya”

Shin hye akhirnya selesai dengan lagu itu..

Shin hye:”Yonghwa, giliranmu sekarang untuk bernyanyi”

Yonghwa memilih satu lagu untuk dinyanyikannya..

Yonghwa memilih lagu “How Do you want me to love you” by 911.

“HOW DO YOU WANT ME TO LOVE YOU”

BY. 911

How do you want me to love you?

 

Oh yeah yeah

 

Where did you come from

Baby what’s your name?

I gotta tell you something, please let me explain

 

I’m the kind of man who could treat you right

Give you what you need girl every day, every night

Give me a reason, show me a sign

Just let me know that I’m not wasting my time

(wasting my time)

 

I’ll give you all that you want, be your everything man (ahh)

You wish will be my command (your wish will be my command)

Reef:

How do you want me to love you

Take it fast, take it slow, baby let me know

How do you want me to love you?

With my heart, with my soul

I’ll take you anywhere you want to go

Yonghwa menyanyikan lagu itu dengan penuh emosi. Dia juga sering melihat pada Shin hye ketika menyanyikan lagu itu. Dan tersenyum padanya.

Selesai bernyanyi, Yonghwa memilih satu lagu untuk mereka..

Yonghwa:”ayo, kita bernyanyi bersama shin hye”

Mereka berdua memilih lagu “all for you” by, seo in guk dan eun ji

“ALL FOR YOU”

BY. SEO IN GUK AND JUNG EUN JI

Shin hye menyanyikan bait pertama..

Beol-sseo myeochilchae jeonhwahdo eom-neun neo

Eolma humyeon naye saengiriran georaneunji

Nun-chido eobshi shi-ganeun jakkuman heu-lleo-ga-go

Nan mi-umboda keokjeongseureon mame

Mu-chakjeong chaja-gan neoye kolmok eokwiieseo

Saenggakji mothan useumyeo bangineun neoreul bwah-sseo

 

lalu Yonghwa menyanyikan bait kedua..

Sashi-reun malya na manhi kominhaesseo

Ne-ge amugeot-do haejul su eom-neunkeol

Aju manhi mojarado kajin geot eop-seodo

Ireon narado bada ju-llae

 

Reef.

Yonghwa mendekati shin hye ketika mereka menyanyikan reef..

Neoreul wiihaeseo neomaneul wiihaeseo

Nan sesang modeun geol da ankyeo jujineun mothajiman

Nan neo-ye-geman ije yaksokhal-ke

Ojing neoreul wiihan nae-ga twehl-ke

 

Is only for you just wanna be for you

Neon geureohke chigeum moseub keudaero nae gyeote isseumyeon dwaeh

Nan tashi taeyeonado yeongwonhi neoman parabol-ke

 

yonghwa menyanyikan bait kedua dan diikuti oleh shin hye. setelah itu, mereka menyanyikan reef bersama lagi..

Reef.

Neoreul wiihaeseo neomaneul wiihaeseo

Nan sesang modeun geol da ankyeo jujineun mothajiman

Nan neo-ye-geman ije yaksokhal-ke

Ojing neoreul wiihan nae-ga twehl-ke

 

Is only for you just wanna be for you

Neon geureohke chigeum moseub keudaero nae gyeote isseumyeon dwaeh

Nan tashi taeyeonado yeongwonhi neoman parabol-ke

Jari-jemari mereka bertautan ketika menyanyikan bagian reef. Lalu yonghwa memeluknya dari belakang.

Ketika mereka berdua selesai bernyanyi, Yonghwa tidak dapat menahan dirinya lagi. Dia akan mengungkapkan perasaan yang selama ini dipendamnya..

Yonghwa:”Park Shin hye…” panggilnya lembut.

Park shin hye memalingkan mukanya dan menatap wajah tampan Jung Yonghwa..

Yonghwa:”Terima kasih karena kau mau bersabar untuk menungguku mencintaimu. Saat ini aku menyadari perasaanku padamu. Kau adalah segalanya bagiku, shin hye dan aku ingin menghabiskan sisa waktuku bersamamu. Aku mencintaimu park shin hye” sambil menatap wajah cantik Park Shin Hye.

Shin hye pun balas menatapnya..

Shin hye:”aku pun mencintaimu, Jung Yonghwa. Aku bahagia, akhirnya kau mencintaiku juga”

Yonghwa:”sejak saat ini, aku tidak ingin waktu berlalu tanpa aku melihat wajah dan senyummu, Park Shin Hye”

Yonghwa perlahan mendekatkan wajahnya pada shin hye. akhirnya bibir mereka pun bersentuhan. Yonghwa mencium shin hye. itu adalah ciuman pertama mereka.

Yonghwa hanya ingin menciumnya dengan lembut, sambil tangannya memeluk pinggang shin hye. sementara shin hye melingkarkan tangannya di leher yonghwa..

Setelah beberapa menit, Yonghwa akhirnya melepaskan ciumannya dan lalu memeluknya erat.

“kajja, shin. Kita pulang” ujar yonghwa lembut.

Shin hye menganggukkan kepalanya.

Berdua mereka melangkah keluar dari tempat karaoke..

 TBC

Author baru menyelesaikan menulis cerita sequel “Love Is In The Air” part 4 First Kiss For Them

Konflik apa yang akan muncul di part berikutnya?? Apakah cinta yonghwa dan shin hye akan tetap selamanya atau tidak, dan siapakah pelaku yang telah menabrak istri dan anak yonghwa hingga mereka meninggal.

Nantikan terus kelanjutannya..

Gomawo dan keep comment guys..