“FALLING IN LOVE WITH MY BEST FRIEND”

GambarChapter 14: “I don’t Want to be Your Friend”  

 

Author: GUNS N ROSES

 

Lenght: Sequel

 

Genre: Romance, Friendship

 

Rating: PG 16

 

Main Cast: Park Shin Hye, Jung Yong Hwa

 

Cast: Lee Min Ho, Park Min Young, Jung So Min, Juniel and Member CN BLUE School (Jong Hyun, Jung Shin, dan Minhyuk)

 

AUTHOR POV

 

“Let’s Break Up..”ujar min ho..lalu namja itu melangkah pergi..begitupun shin hye..sambil menangis, yeoja itu lalu berlari pergi ke balkon sekolah. ia membawa sakit hati dan penyesalan nya karena sudah jatuh cinta pada orang yang salah..sementara itu dibalkon sekolah, jung yong hwa sudah menunggunya.

 

Namja itu sedang duduk di atas rumput. yong hwa membaca sebuah buku pelajaran yang sengaja dibawanya sambil menunggu shin hye datang…

 

ketika yong hwa melihat yeoja itu datang sambil menangis, namja itu hanya menatap nya dingin..

 

shin hye lalu duduk di atas rumput, dekat yong hwa sambil kedua tangannya bersilangan di atas lutut untuk menutupi mukanya..yeoja itu berusaha menghentikan air mata nya yang terus berderai turun membasahi pipinya..lalu shin hye mengangkat wajahnya dan menatap yong hwa…namun yong hwa tidak menatap nya..

 

“bagus kau sudah datang…jadi tidak perlu aku terlalu lama menunggumu..”ujar yong hwa..shin hye bertambah sedih mendengar kata-kata yang keluar dari mulut yong hwa..

 

 

 

“yong…mianhe…jebal mianhe…aku memang bersalah padamu yong hwa…aku memang bukan teman yang baik untuk mu…aku akui kalau aku terlalu sibuk dengan min ho..namun sekarang aku dan min ho sudah putus..dan aku masih sakit hati karena itu..jadi, ku mohon yong hwa…jangan seperti itu padaku..saat ini aku sangat membutuhkan mu..perhatian dan pelukan mu lah yang mampu menghibur aku…hanya engkau sajalah satu-satunya temanku yang mampu untuk membantuku melupakan sakit hati ini..”ujar shin hye, sambil menangis..

 

 

 

“tapi, aku saat ini tidak mau menghiburmu…sudah cukup aku berusaha menghiburmu, sudah cukup aku berusaha untuk menasehatimu hingga membuat kita sering bertengkar hanya karena masalah ini..dan sudah cukup pula aku memelukmu untuk membuatmu tenang..dan sekarang kau putus dengan min ho..well itu bukan urusan ku” ujar yong hwa…

 

 

 

shin hye hanya bisa menatap yong hwa sambil air mata makin bertambah deras membasahi pipi yeoja itu..kesedihannya bertambah karena yong hwa bersikap sangat dingin padanya ketika ia sangat membutuhkan kata-kata hiburan dan pelukan dari sahabat nya itu..shin hye lalu menggeleng-gelengkan kepalanya..

 

 

 

“tidak yong hwa…tidak…aku sangat membutuhkanmu yong hwa..jangan sekejam ini padaku…aku mohon padamu…aku butuh bahumu untuk tempat bersandar…aku butuh pelukanmu yong hwa…aku belum siap untuk berpisah darimu…sebagai seorang sahabat, kau harus membantuku..aku mohon yong hwa..please..”ujar shin hye, sambil menangis tersedu-sedu..shin hye mencoba mendekati yong hwa dan mencoba memeluknya..namun namja itu menepis tangannya..

 

 

 

“well, shin hye, jangan berharap kali ini aku akan merasa iba padamu..kau tahu dulu aku juga merasakan hal yang sama seperti yang kau rasakan saat ini, bahkan aku lebih menderita dari pada kau..aku hampir mati..namun saat itu kau tidak ada di sisiku untuk menghiburku, kau hanya terus asyik bersama min ho pacarmu itu..jadi sekarang terasa sakit bukan” ujar yong hwa..shin hye mencoba kembali untuk memeluk yong hwa..namun namja itu kemudian berhasil menghindar dan lalu berdiri…ia lalu menatap shin hye dengan tatapan dingin..

 

 

 

“bukankah kau mengatakan kalau aku tidak mengerti arti sahabat..mungkin memang aku tidak mengerti arti sahabat…tapi apakah kau juga mengerti arti sahabat…kau yang tidak punya waktu sedikit pun untuk sahabat mu..jadi jika seperti itu, untuk apa kau punya sahabat..hah..sahabat yang kau gunakan hanya ketika kau sedang sedih, sahabat yang kau ingin supaya dia mau memelukmu..well..aku bukan sahabat yang bisa kau buat seperti itu…”ujar yong hwa, lalu namja itu memalingkan mukanya ke arah lain..

 

shin hye terus menatap nya, sambil menangis..

 

 

 

“aku sadar kalau aku sudah banyak salah padamu…karena itu ku mohon maafkan aku dan beri kesempatan padaku untuk berubah…aku sadar kalau aku mempunyai sifat dan kebiasaan yang tidak baik, namun kau harus tahu, yong hwa..tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini…oleh karena itu, yong hwa..ku mohon maafkan aku…saat ini aku butuh pelukan mu..yong, jangan sekejam ini padaku..jebal”ujar shin hye lagi, yeoja itu berusaha untuk mengubah hati yong hwa..

 

 

 

yong hwa lalu terdiam “kau benar shin hye, sebagai seorang manusia kita harus mau untuk memaafkan kesalahan teman kita…tapi jika perasaanku ikut bermain dalam hal ini..aku belum bisa memaafkan mu..aku terlalu menderita akibat perasaan cintaku padamu dulu shin hye…aku ingin menjauh darimu sebelum cintaku kembali..mianhe shin hye..mungkin hanya dengan cara inilah, kau mau menjauhiku sehingga ketika rasa cintaku kembali..kau sudah tidak berada di pandangan mataku lagi…”ujar yong hwa..lalu perlahan yong hwa menatap shin hye, tidak tampak lagi tatapan dingin dari namja itu…namun perlahan air mata menetes turun melewati pipi nya…

 

 

 

 “bukankah tadi ketika kita berada dikelas, kau katakan akan menuruti apa yang ku mau?? dan sekarang..aku memanggilmu kemari karena aku ingin berkata terus terang padamu..aku tidak ingin menjadi temanmu lagi, shin hye…mianhe, mungkin kita tidak ditakdirkan untuk berteman…jauhi aku…carilah teman dan sahabat yang lain selain diriku…anggap saja aku sahabat mu yang telah hilang…anggap saja kita tidak pernah berteman…shin hye…mianhe..”ujar yong hwa…lalu namja itu berdiri…dan hendak pergi ketika shin hye memeluknya dengan erat dari belakang…sambil menangis tersedu-sedu…yeoja itu bersandar di punggung yong hwa…

 

 

 

“jebal…yong…jebal mianhe…please yong…aku tidak bisa menjauhi mu…aku sadar hanya kau sahabat sejati ku…aku tak bisa mencari sahabat lain selain dirimu..jangan seperti ini padaku yong…ku mohon..”ujar shin hye, diantara isak tangisnya..

 

 

 

yong hwa hanya terdiam, namja itu berusaha menahan air matanya yang terus jatuh bercucuran…yong hwa teringat akan kenangan manis dirinya saat bersama shin hye, ketika mereka makan berdua di tempat ini…ketika yeoja itu tidur di pangkuannya dan ketika yong hwa menolong yeoja itu…namun ketika ia ingat perderitaannya yang teramat sangat karena shin hye..rasa sakit hati, kesedihan, dan emosional..yang terjadi padanya, membuat kenangan manis itu seperti hilang..yong hwa lalu berusaha melepaskan tangan shin hye yang memeluknya…shin hye menyadari kalau yong hwa berusaha melepaskan pelukan yeoja itu..

 

 

 

“tidak…tidak…yong…mianhe..jebal mianhe..”ujar shin hye. yeoja itu menggeleng-gelengkan kepalanya sambil menangis tersedu-sedu..

 

 

 

namun yong hwa, sambil menangis pelan, tetap berusaha melepaskan pelukan shin hye..dan namja itu akhirnya berhasil, lalu yong hwa terus berlari…menuruni tangga balkon sekolah..

 

 

 

sambil menangis, shin hye lalu berteriak..”yong hwa…” lalu yeoja itu terduduk di rumput sambil terus menangis tersedu-sedu…dia merasa telah kehilangan semuanya..seorang pacar dan seorang sahabat sejati yang pernah di milikinya…dan kini shin hye merasa kesepian..tanpa pacar dan tanpa teman sejati…

 

 

 

sementara itu, jung yong hwa berlari menuju ke belakang sekolah. ia mencari tempat yang sepi untuk menangis..ia menangisi shin hye…keputusan yang diambil nya sebenar nya cukup berat untuk namja itu..tapi ia tidak mau menderita untuk yang kedua kalinya…sudah cukup penderitaannya yang pertama dulu…

 

 

 

“mianhe, shin hye..mulai sekarang..aku akan berusaha menjauhimu…aku tidak bisa berada didekatmu ketika cinta itu kembali..ini terakhir kalinya aku menangis untuk mu..ini terakhir kalinya aku menangis untuk kenangan indah kita…dan ini terakhir kalinya aku menangis untuk persahabatan kita..”ujar yong hwa, sambil menangis..

 

 

 

namja itu lalu menghapus air matanya yang jatuh..ketika bel sekolah tanda istirahat telah selesai pun berbunyi…tidak lama kemudian, yong hwa kembali ke dalam kelas..dan ketika mrs. jiyeon guru bahasa inggris memasuki kelas..shin hye pun masuk ke dalam kelas..yeoja itu sempat menoleh sekilas ke yong hwa..lalu ia menuju ke kursinya…

 

 

 

selama pelajaran bahasa inggris berlangsung..shin hye terus melamun..begitu pun yong hwa..mereka berdua tidak memperhatikan guru bahasa inggris mrs. jiyeon yang sedang mengajar di depan kelas. mrs. jiyeon lalu menyadari kalau yong hwa dan shin hye tidak memperhatikan pelajaran nya..

 

 

 

“park shin hye,….jung yong hwa…” teriak mrs. jiyeon..

 

 

 

park shin hye dan jung yong hwa seketika itu juga sadar dari lamunan mereka dan menatap mrs. jiyeon yang sedang menatap mereka…

 

 

 

“kalian berdua tidak memperhatikan pelajaran, kalian berdua kerjanya hanya melamun saja…apakah itu yang orang tua kalian inginkan ketika mereka memasukkan kalian ke sekolah ini??”ujar mrs. jiyeon..

 

 

 

mereka berdua lalu berdiri dan membungkukkan badan…”gamshamnida..songsaenim”ujar mereka berdua…

 

 

 

“hmmmm..setelah pelajaran ini selesai, kalian berdua akan kuberikan tugas…arasso” ujar mrs. jiyeon..

 

 

 

“ne, songsaenim..”ujar mereka serempak..

 

 

 

shin hye lalu menoleh ke yong hwa…menghela napas kemudian membuka buku pelajaran nya..

 

 

 

ketika pelajaran bahasa inggris telah selesai, mrs. jiyeon lalu memanggil mereka berdua ke ruang guru..

 

 

 

“shin hye…yong hwa..aku tahu kalian berdua bersahabat dekat..oleh karena itu, kalian ku berikan tugas untuk mengarang tentang kepribadian sahabat kalian…yong hwa kau mengarang tentang kepribadian shin hye…dan kau shin hye..kau mengarang tentang kepribadian jung yong hwa…karangan kalian haruslah mencakup semua hal termasuk sifat, karakter, dan jika ada, masukkan juga kehidupan percintaan sahabat mu..aku mau lihat sampai dimana ikatan pertemanan kalian..panjang karangan minimal 50 kata…minggu depan aku mau kalian berdua bacakan karangan kalian di depanku…arasso..”ujar mrs. jiyeon..

 

 

 

Yong hwa lalu berbicara…

 

 

 

“Songsaenim, bolehkah aku tidak membuat tugas ini..atau membuat tugas lain..??” tanya Jung Yong hwa..

 

 

 

Shin hye lalu menoleh ke jung yong hwa..jung yong hwa menyadari kalau shin hye menatap nya..namun namja itu tetap memandang ke Mrs. Jiyeon..Mrs. jiyeon melihat jung yong hwa dengan bingung..

 

 

 

“Wae..yong hwa..mengapa kau tidak mau membuat tugas ini??”  Tanya Mrs. Jiyeon..

 

Namun yong hwa hanya terdiam…ia tidak mau membuat tugas itu, namun yong hwa juga tidak bisa mengemukakan alasannya..

 

Melihat yong hwa hanya terdiam..Mrs. jiyeon lalu menoleh ke Park Shin Hye..

 

“apakah kau keberatan dengan tugas ini, Ms. Park sama seperti Yong hwa??” tanya Mrs. Jiyeon..

 

Shin hye lalu mengalihkan pandangannya ke Guru bahasa inggrisnya itu..

 

“ani, songsaenim..aku tidak keberatan dengan tugas itu..”ujar shin hye..

 

Kemudian Mrs. Jiyeon menoleh kembali ke yong hwa..namun namja itu masih terdiam..

 

“jung yong hwa..kalau kau tidak mengemukakan alasannya..maka kuanggap kau setuju dengan tugas itu, dan kalau kalian tidak mengerjakannya..maka kujamin, kalian pasti tidak akan naik kelas..arasso..” ujar Mrs. Jiyeon, sambil menatap dua murid di depannya itu..

 

Shin hye menatap yong hwa..namun sepertinya jung yong hwa hanya menundukkan kepalanya..yeoja itu lalu menoleh ke guru didepannya..

 

“Ne, songsaenim..”ujar shin hye..

 

 

 

Mrs jiyeon melihat kalau yong hwa tidak mengiyakan..

 

 

 

“Jung yong hwa…kau mengerti yang kukatakan??”tanya Mrs. Jiyeon..

 

 

 

Namja itu kemudian mengangkat mukanya dan menatap Mrs. Jiyeon, guru bahasa inggrisnya..

 

 

 

“N..e,   songsaenim..”ujar yong hwa pelan..

 

 

 

“Okey, kalian berdua boleh keluar sekarang..”ujar Mrs. Jiyeon..

 

 

 

Jung yong hwa lalu melangkah meninggalkan ruangan guru diikuti oleh park shin hye..

 

 

 

Yeoja itu lalu membuka suara..

 

 

 

“Yong Hwa…bagaimana kalau kita kerjakan tugas itu bersama-sama..kita kan belum pernah mengerjakan tugas secara bersama-sama”ujar shin hye..

 

 

 

Namun yong hwa tidak bersuara..namja itu hanya melangkah di koridor sekolah menuju ke kelas mereka..

 

Shin hye masih ingin berbicara lagi…namun yong hwa lalu menghentikan langkahnya dan hanya berkata pelan tanpa melihat kepadanya..

 

 

 

“jangan ganggu aku..”ujar yong hwa..

 

 

 

Park shin hye langsung terdiam mendengar perkataan yong hwa…yeoja itu memandang punggung yong hwa…

 

 

 

“yong, jebal..mianhe..maafkan aku..”ujar shin hye..air mata perlahan mengalir dari yeoja itu..

 

 

 

Yong hwa hanya terdiam..

 

 

 

“shin hye, aku tidak bisa memaafkan perbuatanmu…mianhe..jangan ganggu aku..”ujar yong hwa..lalu namja itu melangkah meninggalkan shin hye sendirian..

 

 

 

Park shin hye langsung menangis…entah mengapa hatinya sakit mendengar perkataan yong hwa..

 

“yong hwa belum bisa memaafkanku..”ujar yeoja itu..ia masih menangis beberapa saat, lalu yeoja itu menghapus air matanya dan kembali ke dalam kelas…

 

 

 

Malam harinya..shin hye tidak dapat tidur, yeoja itu lalu mencoba menelpon yong hwa…namun namja itu tidak mau mengangkat nya..berulang kali shin hye mencoba…juga tidak berhasil

 

 

 

Tapi ketika shin hye hampir putus harapan, yong hwa akhirnya mau mengangkat telponnya..

 

 

 

“yeobseyo” ujar yong hwa pelan..

 

 

 

“Yong, jebal mian…”belum selesai perkataan shin hye..yong hwa langsung memotongnya..

 

 

 

“berhenti mengangguku..shin hye..aku mau tidur..”ujar yong hwa, kemudian sambungan telepon dimatikan oleh namja itu…

 

 

 

Shin hye hanya memandangi hand phone berwarna pink milik nya…perlahan air mata kembali menetes membasahi pipinya…

 

 

 

Sambil menangis, yeoja itu lalu mengetik pesan sms ke yong hwa..

 

“mianhe…yong, jebal mianhe…aku tidak bisa menjauh darimu, yong..hanya kau yang selalu membuat hidupku ceria..hanya kau yang membuat aku bersemangat untuk pergi ke sekolah..aku baru menyadari nya, yong..aku tidak akan menyerah untuk membuatmu mau memaafkanku dan menjadi sahabatmu kembali..akan kutunjukkan kalau aku adalah teman yang terbaik untukmu..”ujar shin hye sambil bergumam..

 

 

 

Seminggu telah berlalu..segala macam cara ditempuh oleh shin hye untuk berteman kembali dengan yong hwa sekaligus dimaafkan kesalahannya oleh namja itu…mulai dari sebatang coklat, hingga ke bekal makan siang..seperti yang terjadi siang itu..

 

 

 

Ketika itu, yong hwa sedang berada di tempat biasa mereka bersama, Balkon Sekolah..

 

 

 

Tidak lama kemudian, shin hye pun datang ke tempat itu, dengan senyuman di bibir nya..

 

 

 

Yeoja itu lalu melihat yong hwa sedang duduk di rumput dan menghampiri namja itu..

 

 

 

Shin hye kemudian duduk di dekat yong hwa..yong hwa tidak menoleh ke yeoja itu..namun namja itu tahu kalau yang datang adalah shin hye..

 

“ada apa kau datang kemari???aku lagi tidak mau diganggu”ujar yong hwa..

 

 

 

Shin hye tidak menjawab pertanyaan yong hwa, yeoja itu mengambil sesuatu dari dalam tasnya, sebuah kotak makanan..ia lalu membuka kotak itu dan mengambil roti kemudian mengulurkannya ke yong hwa..

 

 

 

“Yong, ini roti coklat yang khusus ku buat hanya untukmu..aku tahu kau pasti lapar” ujar shin hye sambil tersenyum dan menatap namja disebelahnya..

 

 

 

Yong hwa lalu menoleh ke roti yang diberikan shin hye…ia akui kalau dia memang lapar..namun ia tidak bisa memaafkan yeoja itu, tidak untuk saat ini..

 

 

 

Kemudian namja itu menoleh kembali ke depan..

 

 

 

“roti itu untukku, “ujar yong hwa datar..

 

 

 

“ne, yong..”ujar shin hye sambil tangannya terus mengulurkan roti..ke yong hwa..

 

 

 

“jika memang roti itu untukku, buang saja…aku tidak lapar..”ujar yong hwa tanpa ekspresi..lalu namja itu bangkit berdiri dan pergi..

 

 

 

Shin hye hanya menatap roti yang berada di tangannya…perlahan air mata menetes turun membasahi pipi nya..

 

 

 

“Yong hwa belum mau memaafkanku…jebal..yong mianhe ”ujar shin hye sambil bergumam..lalu yeoja itu menangis tersedu-sedu..

 

 

 

Keesokan harinya mereka berdua lalu menghadap Mrs. Jiyeon untuk membawa hasil tugas yang disuruh oleh Guru Bahasa Inggris itu…

 

 

 

Park Shin hye datang duluan, disusul kemudian oleh jung yong hwa..Mrs. jiyeon lalu menatap mereka bergantian..

 

 

 

“well, apa kalian sudah mengerjakan tugas yang kuberikan??” tanya Mrs. Jiyeon..

 

 

 

“Ne, songsaenim..”ujar mereka serempak..

 

 

 

“oke, kalau begitu. aku mau kalian saling menukar pekerjaan kalian masing-masing..lalu bacakan didepanku..”ujar Mrs. Jiyeon..

 

 

 

Shin hye lalu memberikan tugasnya pada yong hwa, begitu pun yong hwa. Ia memberikan tugasnya pada shin hye..

 

 

 

“okey, kalau sudah..aku minta shin hye, bacakan apa yang ditulis oleh yong hwa tentang dirimu..”ujar Mrs. Jiyeon..

 

 

 

Park shin hye lalu membuka buku tulis yong hwa…kemudian yeoja itu termangu-mangu..melihat shin hye masih diam, Mrs jiyeon lalu bersuara..

 

 

 

“Park shin hye, baca pekerjaan itu sekarang??”perintah Mrs. Jiyeon..

 

 

 

Kemudian Park shin hye mulai membaca tugas tentang dirinya yang ditulis oleh jung yong hwa..

 

 

 

“park shin hye…sifat yang dipunyai: smart, ceria, dan supel..namun ada dua sifatnya yang tidak kusukai..yaitu suka akan ketenaran dan kepopuleran serta suka lupa akan sahabat…pelajaran yang sangat disukainya adalah seni musik..pada awalnya, dia temanku dan sahabat terbaik yang pernah ku punya..aku sangat mengenalnya. aku sangat senang mempunyai sahabat seperti shin hye..hari-hariku selalu di isi oleh tawa dan candanya..ketika jam istirahat kami selalu bertemu di tempat favorit kami, balkon sekolah..namun semua itu berubah ketika dia mulai mengenal lee min ho..sejak itu, shin hye tidak pernah lagi bersama denganku..hari-harinya tersita hanya untuk namja itu..aku selalu menasehatinya..namun pada akhirnya kami hanya bertengkar..aku lalu mulai putus asa..ketika aku sakit, shin hye tidak pernah sekali pun mau menjengukku..aku mulai tidak mengenal sahabatku sendiri park shin hye..gambar akan dirinya mulai kabur diingatanku..terkadang aku rindu sahabatku yang dulu park shin hye, namun sekarang, dia telah berubah…dan aku kehilangan teman terbaikku…”

 

 

 

Ketika park shin hye membaca 2 kalimat terakhir dari karangan jung yong hwa…air mata kembali bercucuran menetes melewati pipi nya…..yeoja itu lalu menatap jung yong hwa. Sementara namja itu hanya menundukkan wajahnya…Mrs. Jiyeon, terkejut melihat shin hye menangis..guru bahasa inggris itu merasa ada sesuatu yang salah mengenai mereka berdua, namun guru itu ingin menunggu hingga mereka menyelesaikan membaca karangan itu..

 

 

 

Shin ye lalu bersuara..

 

 

 

“yong…aku tidak pernah berubah…aku masih park shin hye yang dulu…sahabatmu..jebal yong..Jebal mianhe..”ujar shin hye, sambil menangis..

 

 

 

Jung yong hwa hanya menundukkan wajahnya…

 

 

 

“kau sudah berubah shin, dulu kau pasti punya waktu untukku..aku rindu kebersamaan kita di balkon sekolah..namun sekarang, aku tidak tahu kau siapa..aku sudah kehilangan park shin hye yang kukenal dulu..”ujar jung yong hwa..

 

 

 

“ani, yong..ini aku..shin hye. aku yang dulu membuatmu ceria..aku yang selalu menemanimu dibalkon sekolah..dan aku tidak pernah berubah..sekarang aku akan memperbaiki kesalahanku yong, beri aku kesempatan…aku mohon..”ujar shin hye sambil menangis..

 

 

 

Mrs. Jiyeon melihat semua adegan itu..

 

 

 

Jung yong hwa lalu membuka tugas tentang dirinya yang ditulis oleh park shin hye..kemudian mulai membacanya..

 

 

 

“jung yong hwa…sifat yang dipunyai: baik, supel, peduli terhadap sahabat, dan rendah hati…aku hampir tidak bisa melihat hal yang negatif dari namja ini..well, kecuali kalau dia tidak suka dengan pelajaran matematika..”

 

 

 

Ketika yong hwa membaca kalimat terakhir..yong hwa tersenyum sedikit..”kau masih ingat pelajaran yang tidak kusukai shin..” ujar namja itu dalam hati..

 

 

 

Kemudian yong hwa meneruskan membaca karangan tentang dirinya..

 

“aku sangat bangga bisa berteman dengan mu yong hwa..kau selalu menghiburku ketika aku sedih, memelukku ketika aku menangis..dan kau bisa membuatku tersenyum disaat aku membutuhkannya namun sekarang kau menjauhiku..dan tidak mau berteman lagi denganku aku sangat sedih..hari-hariku tidak akan sama lagi tanpa senyum, suaramu, tawa kecilmu, dan pelukan hangatmu..hanya satu pintaku yong..maafkan aku..”

 

 

 

Ketika yong hwa selesai membaca karangannya..namja itu berusaha menahan airmatanya yang akan keluar…ia mengepalkan tangannya sendiri pertanda kalau namja itu berusaha menahan emosi..

 

 

 

“aku sudah berusaha untuk membuatmu menjauh dariku..tetapi mengapa shin, mengapa kau selalu berada di pandangan mataku..mengapa sulit untuk melupakanmu..disaat kau selalu ada..tapi aku tidak mau menderita lagi shin..aku tidak sanggup untuk menderita..” ujar yong hwa dalam hati..

 

 

 

Ketika melihat bahwa mereka selesai membaca karangannya..Mrs. jiyeon kemudian bersuara..

 

 

 

“shin hye, yong hwa…aku tahu ada sesuatu yang salah mengenai kalian berdua..sekarang katakan dengan jujur..apakah kalian masih bersahabat baik..”ujar Mrs. Jiyeon..

 

 

 

Shin hye sudah akan bersuara namun yong hwa yang lebih dulu berkata

 

 

 

“tidak, songsaenim..kami sudah tidak berteman lagi..”ujar namja itu..shin hye sedih melihat kalimat yang keluar dari mulut yong hwa..

 

 

 

“aku tidak akan mencampuri masalah kalian..aku hanya menyarankan kepada kalian berdua untuk bersahabat kembali..kalian tahu kalau persahabatan itu indah..kalian akan menderita ketika tidak ada teman untuk curhat, teman untuk berbagi suka dan duka…pikirkan ucapanku yong hwa dan kau juga shin hye” ujar Mrs.Jiyeon..

 

 

 

“Ne, songsaenim..”ujar mereka berdua..

 

 

 

“okey, sekarang kalian berdua boleh keluar..”ujar Mrs Jiyeon..

 

 

 

Ketika mereka berdua keluar dari ruangan guru..shin hye terus menatap yong hwa, yeoja itu berharap yong hwa mau memalingkan mukanya dan mengajaknya bicara..namun jung yong hwa terus berjalan dengan menundukkan mukanya ia tidak menoleh sedikit pun ke shin hye..ia juga terus terdiam sejak mereka keluar dari ruangan..melihat kalau yong hwa terus mendiamkannya..shin hye lalu memegang lengan yong hwa…

 

 

 

“mianhe..yong..aku tidak sadar kalau dimatamu, aku sudah bukan shin hye yang dulu lagi..please..berikan aku kesempatan yang kedua..ku mohon, jangan diam saja..katakan sesuatu..apa saja..”ujar shin hye..yeoja itu merasa sedih, jung yong hwa terus terdiam sejak tadi..

 

 

 

“please yong, katakan sesuatu..kau boleh memarahiku, kau boleh memakiku..namun aku menderita kalau kau terus diam begini..aku tidak ingin kita bermusuhan seperti ini..”ujar shin hye lagi. Tangannya masih memegang lengan yong hwa..

 

 

 

Yong hwa lalu menoleh ke lengannya yang masih dipegang oleh shin hye..

 

 

 

“lepaskan tangan mu shin hye” ujar yong hwa pelan..

 

 

 

“ani, yong..aku tidak akan melepaskan tangan mu sebelum kau memaafkan ku dan memberikan kesempatan kedua padaku untuk membuktikan kalau aku adalah teman yang terbaik untukmu..”ujar shin hye..

 

 

 

“lepaskan ..”ujar yong hwa..nada suaranya mulai meninggi..

 

 

 

“tidak..”ujar shin hye..

 

Tangan yong hwa yang lain, lalu berusaha melepaskan tangan shin hye..shin hye berusaha untuk memegang lengan yong hwa dengan kedua tangannya..

 

 

 

“shin hye, jangan keras kepala seperti ini..aku tidak bisa memaafkanmu..” ujar yong hwa..namja itu kemudian berhasil melepaskan tangan shin hye dan terus berjalan pergi..

 

 

 

sebulan sudah berlalu sejak mereka dipanggil guru bahasa inggris Mrs. jiyeon..shin hye sudah hampir putus asa untuk mendapatkan permintaan maaf dari jung yong hwa..dan sore itu, shin hye bermaksud untuk pergi ke rumah yong hwa..ketika yeoja itu sampai dirumah yong hwa..eomma sedang menyiram bunga di halaman depan..shin hye lalu memberi salam..

 

 

 

“anyeong..”ujar shin hye.sambil membungkukkan badan sedikit

 

 

 

Eomma yong hwa kemudian melihat yeoja yang memberi salam itu..

 

 

 

“anyeong juga..siapa ya..dan ada keperluan apa??”ujar eomma..

 

 

 

“Park Shin hye Imnida..saya datang ingin bertemu dengan jung yong hwa..saya temannya..apa dia ada??..” ujar shin hye..

 

 

 

“Ne, Yong Hwa ada..tunggu sebentar..aku akan segera memanggilnya..”ujar eomma

 

 

 

“ne, eomonim..gomawo..”ujar shin hye..lalu yeoja itu menunggu di teras depan sambil eoma masuk kedalam rumah untuk memanggil yong hwa..yong hwa berada dikamarnya sedang bermain gitar..eomma lalu  mengetuk pintu kamar yong hwa..

 

 

 

Yong hwa membuka pintu kamarnya..

 

 

 

“Yong hwa….ada seorang yeoja datang mencarimu, katanya dia temanmu,..”ujar eomma.

 

 

 

“apa eomma menanyakan siapa namanya..??” tanya yong hwa..

 

 

 

“Ne, namanya park shin hye..”ujar eomma..

 

 

 

Ekspresi wajah yong hwa seketika itu juga berubah..ada kesedihan terpancar disana..eomma menyadarinya..yong hwa lalu berkata pelan..

 

 

 

“eomma..aku tidak mau menemuinya..katakan saja padanya..aku sedang tidur dan tidak mau diganggu..”ujar yong hwa, suaranya datar..

 

“yong hwa, mengapa kau tidak mau menemuinya..aku lihat dia anak yang baik..apa kalian sedang ada masalah..??” tanya eomma..

 

 

 

Yong hwa hanya diam..

 

 

 

“eomma..aku tidak mau berteman lagi dengannya…bisakah kita tidak membicarakan tentang hal ini..aku lagi malas..”ujar yong hwa pelan..

 

 

 

Eomma melihat kalau yong hwa tidak mau dipaksa untuk berbicara masalah nya dengan shin hye..

 

 

 

“baiklah, yong..kalau kau lagi tidak mau bicara…tapi eomma hanya ingin mengatakan..apapun persoalan antara kau dan shin hye..ingat satu hal nak, memaafkan itu adalah hal yang diajarkan Tuhan kepada kita…tidak ada satu pun manusia yang tidak pernah melakukan satu kesalahan pun dalam hidupnya…jika kau bersalah, kau pasti mengharapkan agar orang itu mau memaafkan kesalahanmu..begitu juga shin hye..kau harus memaafkan segala perbuatannya..nak..kau akan merasa lega jika kau sudah memaafkan orang lain..dan sekarang, eomma tidak ingin kau berbohong dengan mengatakan kalau kau sedang tidur..pergilah, bicara padanya..selesaikan urusan kalian..jangan membuatnya menunggu..”ujar eomma..

 

 

 

Yong hwa berusaha mencerna nasihat yang eoma sampaikan kepadanya…namja itu merasa berat untuk memaafkan shin hye, karena jika dia memaafkan kesalahan shin hye. Maka yeoja itu akan lebih sering bersamanya, dan itu berarti dia tidak bisa menjauh ketika cintanya kembali setahun kemudian…

 

 

 

Yong hwa kemudian menghela napas panjang…lalu menatap eomma nya..

 

 

 

“ne, aku akan menemuinya eomma..”ujar yong hwa..

 

 

 

Eomma hanya tersenyum…yong hwa lalu menuruni tangga dan menuju ke teras rumah dimana shin hye sudah menunggunya..

 

 

 

Sementara itu, shin hye sedang duduk di depan teras, ketika yeoja itu melihat ada dua orang yeoja datang sambil membawa bungkusan plastik…shin hye merasa mengenali satu dari dua yeoja yang datang tersebut….dan ia terkejut ketika melihat yeoja itu..

 

 

 

“s..o..min..” ujar yeoja itu…

 

 

 

Jung so min melihat shin hye dengan tatapan dingin, lalu menghampiri shin hye diikuti oleh eun hye..

 

 

 

“ada apa kau kemari, park shin hye..adikku lagi tidak mau diganggu” ujar So Min..

 

 

 

Shin hye belum lagi akan berbicara, ketika Eun Hye duluan bersuara..

 

 

 

“Ohhhh…jadi ini ya..yeoja yang bernama Park Shin Hye..” tanya Eun Hye..

 

 

 

Eun Hye kemudian mendekati Shin Hye, kemudian tiba-tiba tangannya terangkat. Ia mencoba untuk menampar Shin Hye..shin hye terkejut, ia tidak sempat lagi menghindar..namun Eun Hye tidak bisa meneruskan maksudnya..karena seseorang menahan tangannya..yeoja itu lalu menoleh untuk melihat siapa yang menahan tangannya..

 

 

 

“Yo…Yong Hwa…” ujar Eun Hye terkejut…

 

 

 

                TBC

 

READERS…SAYA BARU SELESAI MENULIS CHAPTER 14 “I DON’T WANT TO BE YOUR FRIEND”

 

PESAN AUTHOR: MAAFKANLAH KESALAHAN ORANG LAIN, APAKAH DIA TEMANMU..ATAU BAHKAN MUSUH BESARMU…INGAT MEMAAFKAN ORANG LAIN AKAN MEMBUAT ORANG LAIN AKAN MEMAAFKAN KESALAHAN KITA JUGA..TIDAK ADA ORANG YANG LUPUT DARI KESALAHAN..PRESIDEN SEKALIPUN PASTI PERNAH BERBUAT SALAH..TUHAN SUDAH MENGAJARKAN HAL ITU..SEMUA AGAMA JUGA MENGAJARKANNYA, TINGGAL BAGAIMANA KITA MENGIMPLEMENTASIKANNYA DALAM KEHIDUPAN KITA SEHARI-HARI…PIKIRKAN HAL ITU READERS..

 

NEXT CHAPTER” FRIEND AGAIN” AKAN SEGERA AUTHOR MULAI TULIS SETELAH “LOVE IS UNPREDICTABLE” CHAPTER 4”SLOWLY INTO YOU (PART 2) “CHRISTMAS DAY” SELESAI AUTHOR TULIS..

 

AUTHOR JUGA MULAI MENULIS SATU ONE SHOOT YANG HAPPY ENDING, AUTHOR JUGA BERENCANA UNTUK MEMBUATNYA DALAM BAHASA INGGRIS UNTUK ONE SHOOT YANG HAPPY ENDING..DAN AKAN MENULIS SATU ONE SHOOT YANG MIANHE..TIDAK HAPPY ENDING…AUTHOR JUGA SUDAH TERBAYANG AKAN MULAI MENULIS CHAPTER 1 “LOVE IS DESTINY”

 

JADI BERSABAR YAH READERS..IKUTI TERUS CERITANYA

 

GOMAWO… 

 

One thought on ““FALLING IN LOVE WITH MY BEST FRIEND”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s