“FALLING IN LOVE WITH MY BEST FRIEND”

GambarChapter 5: “The sweet accident and Confession Of Juniel”  

 

Author: GUNS N ROSES

 

Lenght: Sequel

 

Genre: Romance, Friendship

 

Rating: PG 16

 

Main Cast: Park Shin Hye, Jung Yong Hwa

 

Cast: Lee Min Ho, Park Min Young, Jung So Min, Juniel and Member CN BLUE School (Jong Hyun, Jung Shin, dan Minhyuk)

 

End of flash back

 

Jung Yong Hwa POV

 

Aku menatap wajah Shin hye yang tertidur dipangkuanku. Setahun telah berlalu sejak kami bertemu. Saat ini kami duduk di 2nd years grade of senior high school. Banyak yang berubah sejak saat itu, ada yang manis dan ada yang pahit. Park shin hye mulai menjauhi aku dan juniel, waktunya mulai tersita untuk min ho “prince playboy sekolah”. Namja itu sering datang kekelas kami hanya untuk mencari shin hye dan mengajaknya makan ke kantin kelas.kalau sudah begitu, shin hye hampir tidak pernah menolaknya. Aku hanya bisa menghela napas melihat hal itu. Pernah suatu ketika, aku dan shin hye bertengkar karena hal itu. Aku tidak habis pikir kenapa shin hye suka dengan min ho yang sering membuat para yeoja patah hati. Shin hye berkata kepadaku bahwa aku cemburu…aku kaget dia berkata seperti itu kepadaku…aku cemburu..mungkin tapi aku tidak bisa mengakui hal tersebut…Hampir sebulan aku dan shin hye tidak saling berbicara karena pertengkaran itu. Tapi aku tidak bisa lama-lama marah kepadanya, dengan segera kami berbaikan kembali. Tapi juniel tidak menyukai hal tersebut, dia berkata kepadaku bahwa sebaiknya aku tidak mencampuri hubungan mereka. Aku tidak setuju dengan juniel. Aku berkata padanya bahwa sebagai teman baik, kita wajib menasehati teman kita kalau apa yang dia lakukan itu salah.

 

Tentang juniel, selama setahun terakhir ini, ia juga nampak aneh dimataku. Ia makin bersikap manja padaku, ia selalu memintaku untuk mengantarnya pulang. Terkadang aku mengikuti kemauannya tapi terkadang aku tidak mau. Aku harus tegas padanya kalau sudah begitu, dan menyuruhnya untuk pulang bersama jong hyun.

 

Sedangkan kami berempat yang tergabung dalam cn blue school mulai sering latihan musik sebagai persiapan untuk tampil pada HUT sekolah kami.

 

Tadi pagi Ketika jam pelajaran biology, aku memperhatikan yeoja itu, dia terlihat mengantuk ketika mengikuti pelajaran.itulah sebabnya ketika aku memintanya untuk tidur dipangkuanku, dia tidak menolak. Shin Hye melihatku, kemudian tersenyum dan perlahan-lahan membaringkan dirinya dirumput tempat kami duduk, sambil kepalanya berada dipangkuanku. Shin Hye masih tersenyum memandangku, lalu dia pun tertidur.  

 

Kami berada dibalkon sekolah saat itu, pohon yang besar disamping sekolah itu Melindungi kami dari terik matahari. Angin yang sejuk, menerbangkan dedaunan. Aku melihat setangkai daun tua, diterbangkankan angin dengan perlahan dan mengenai wajah Shin Hye yang sedang terlelap dipangkuanku. Aku lalu mengambil daun itu dari wajah Shin Hye, lalu membuangnya. Beberapa helai rambut shin hye tertiup angin dan menutupi wajahnya. Perlahan-lahan aku menghela rambut yang menutupi wajahnya.

 

Aku menatap Wajah Shin Hye, mulai dari matanya yang terpejam, pipinya yang Chubby, Hidungnya, dan bibir merahnya yang tipis. Aku lama menatap bibirnya. Aku berusaha menahan diriku untuk tidak menciumnya.

 

Aku bisa merasakan jantungku berdetak dengan cepat, dan hatiku seperti hangat, sehangat sinarnya mentari saat itu. 

 

“OMO. Dia sangat cantik, aku tidak pernah sedekat ini dengannya. Membayangkannya saja bahwa Shin Hye Tidur dipangkuanku, aku seperti bermimpi. apa yang kau lakukan padaku shin hye?.” Kataku dalam hati. “Kau membuatku ingin memelukmu, memegang tanganmu, dan…dan mencium bibir merahmu. Andai kau tahu, bahwa seiring waktu berjalan. Cintaku padamu semakin besar dan semakin bersemi dihatiku”.

 

Aku ingin berteriak dan mengatakan pada seluruh murid disekolah ini bahkan pada seluruh dunia bahwa Park Shin Hye,yeoja yang telah mengisi hari-hariku, Membuatku tersenyum setiap saat, dan berbagi tangis dan tawa adalah milikku, Yeojachinguku, dan aku adalah namjachingunya. Aku sangat ingin mengatakan padanya “Saranghee Park Shin Hye”.  Sepertinya sangat mudah tapi sulit untuk dilakukan. Tapi aku takut kalau dia menolakku dan cintaku ini hanya akan bertepuk sebelah tangan, karena itu berarti akan menghancurkan persahabatan yang telah kami bangun bersama. Aku tidak ingin hal itu terjadi. Aku sangat menghargai persahabatan kami.

 

Tapi aku sangat menyukai dan mencintainya. Aku tidak pernah menyukai yeoja-yeoja yang ada disekelilingku. Mungkin karena aku tidak ada waktu untuk hal seperti itu, atau Mungkin juga karena aku tidak suka cara mereka mendekatiku, terlalu over acting. Tapi shin hye berbeda. Dia tidak pernah berusaha over acting dihadapanku. Shin hye bersikap seperti apa adanya terhadapku, malah aku yang tertarik untuk mendekatinya.

 

Aku Tak ingin Shin Hye berada dipelukan Namja yang lain. Park shin hye hanya tercipta untukku dan aku tercipta untuknya. Aku ingin dia tahu perasaanku, tanpa aku harus mengatakan “saranghee” padanya.tapi bagaimana caranya…???”  

 

Aku melihatnya lagi, yeoja itu Park Shin Hye. Dia masih tertidur dipangkuanku. Aku hanya bisa menghela napas panjang, mengalihkan pandanganku kedepan dan perlahan-lahan aku mengambil headshet dan mp3 yang ada ditasku. Kemudian memasangnya ditelingaku.

 

Angin masih sejuk berhembus dan mengenai wajahku, perlahan-lahan aku menutup mataku untuk menikmati lagu yang sangat kusukai. Lagu itu mendayu-dayu ditelingaku, dan menghangatkan hatiku. isi lagu ini seperti menggambarkan bagaimana perasaanku.

 

PARK SHIN HYE POV

 

Aku perlahan-lahan membuka mataku, dan melihat seorang namja. lalu aku teringat bahwa aku tertidur dipangkuan namja itu, Jung Yong Hwa. dia adalah sahabat terbaik yang ku punya. perlahan-lahan aku bangun dari pangkuannya.Aku baru sadar kalau Yong Hwa sedang menutup matanya, lalu aku melihat kalau dia sedang mendengarkan musik dari MP3 nya.  Aku melihat rambutnya yang terangkat ketika tertiup angin, menambah ketampanan seorang Jung Yong Hwa. Aku menatapnya dengan tak berkedip.

 

“OMO. Dia sangat tampan, namja temanku ini sangat tampan. Ketampanannya sama dengan min ho..ani..anii, dia lebih tampan dari min ho” aku berkata sambil memandang Yong Hwa. Tanpa kusadari pipiku memerah.perlahan-lahan aku memanggilnya.

 

“Yong…”

 

Yong Hwa tidak mendengarku, telinganya tertutup headshet. Aku mengambil headshet yang menutupi telinga kanannya lalu aku memasangnya di telinga kiriku. Yong hwa membuka matanya dan terkejut melihatku.

 

“Shin-ah, kau sudah bangun??”

 

“ne…” ujarku. Aku lalu mendengar lagu dari mp3nya yong hwa. Ia hanya memandangiku sambil tersenyum. Kemudian kembali memandang kedepan. Kami saling terdiam untuk beberapa saat sambil mendengarkan lagu. Kemudian shin hye bersuara lagi

 

“Yong-ah, lagu yang kudengar ini sangat bagus dan sangat menyentuh. Apa kau tahu, siapa yang menyanyikan lagu ini??”ujarku, lalu menoleh ke namja disampingku.

 

“ne…lagu ini dinyanyikan oleh Narsha… judulnya I’m in Love” ujar Yonghwa.

 

“aku sangat suka lagu ini Yong, apa kau juga suka lagu ini??” ujarku.

 

“ne Shin-ah, aku juga sangat suka lagu ini”ujar Yong hwa.

 

Sejak saat itu…lagu Narsha..I’m in Love menjadi lagu kesukaanku dan Yong hwa.

 

Jung Yong Hwa POV

 

“Apa kau tahu shin hye, ketika aku mendengarkan lagu ini…hanya engkau yang ada dipelupuk mataku…ketika lagu ini berkata I’m in love…aku merasa bahwa inilah perasaanku yang sebenarnya padamu..dan ketika penyanyinya (Narsha) berkata I Found in Love…aku berkata dalam hatiku engkaulah cinta yang kutemukan, dan akan kujaga selamanya” aku berkata sambil menoleh kepadanya. Kami berpandangan untuk sesaat lamanya.lalu masih saling menatap shin hye berkata:

 

“Yong hwa kenapa kau melihatku seperti itu??”

 

“apakah aku salah kalau aku menatapmu, shin hye??” ujarku. Aku lalu menyimpan headshet dan mp3ku kedalam tas.

 

“anii..hanya aneh saja, kau tidak pernah menatapku seperti itu sebelumnya…kau menatapku seperti kau bisa melihat isi hatiku” ujar Shin hye. Dia lalu memalingkan wajahnya.

 

“Mianhe, ….apa kau tahu sesuatu shin hye??…kau sangat cantik” ujarku, lalu memalingkan wajahku ke arah lain…pipiku memerah…

 

Shin hye terkejut mendengar perkataanku…pipinya memerah dan ia melihatku…tapi aku melihat ke arah lain…

 

Park Shin Hye POV

 

“apa maksudmu berkata seperti itu kepadaku yong hwa..benarkah aku cantik??..baru kau yang berkata seperti itu kepadaku…apa kau menyukaiku yong hwa??ani..ani..ini tidak benar, aku mulai menyukai Min Ho..tapi apakah memang aku menyukai min ho??aissshhh ini membingungkan..aku belum pernah ada dalam situasi seperti ini” ujarku dalam hati..

 

Author POV

 

Shin Hye lalu memegang pundak yong hwa kemudian menariknya sehingga membuat namja itu menatap wajahnya..

 

“Yong hwa, Gomawo…apa kau tahu baru engkaulah namja yang berkata demikian kepadaku”ujarku malu-malu..

 

Jung Yong Hwa pov

 

Kami bertatapan lagi, wajah kami sangat dekat….aku menatap wajahnya lalu bibirnya…

 

“Yong hwa…ini kesempatanmu…Cium dia yong hwa, dan kau akan memenangkan hatinya” pikiranku berkata.”Yong hwa…jangan…kau akan merusak persahabatan yang kalian telah bangun…setidaknya belum saatnya…”hatiku berkata..akhirnya aku mengikuti keinginan hatiku…aku hanya tersenyum padanya lalu berdiri…Shin hye hanya menatapku.

 

“Shin hye..kajja kita kembali kekelas” ujarku. Tapi shin hye tidak berdiri..dia hanya menatapku.

 

“Yong, boleh aku bertanya??” ujar shin hye.

 

Aku menganggukkan kepalaku.

 

“Yong, kenapa sudah setahun ini kita bersama-sama…tapi aku tidak pernah melihatmu bersama yeoja lain atau setidaknya pacaran dengan salah satu dari mereka..padahal yong..wajahmu sangat tampan”

 

“shin hye..kalau kau tahu alasan yang sebenarnya, mengapa aku tidak pernah mau mencari seorang yeoja untuk kupacari…kau lah alasan itu, sejak aku mengenalmu…aku tidak pernah tertarik lagi untuk mencari seorang yeoja. Kau telah mengisi hatiku shin hye” ujarku dalam hati.

 

“hmmm, aku tidak tahu shin hye, mungkin aku belum bertemu yeoja yang tepat untuk kupacari.aku tidak seperti min ho yang mudah saja menemukan seorang yeoja lalu membuat yeoja itu patah hati.aku tidak mau membuat patah hati seorang yeoja,aku menghargai perasaan wanita” ujar Yong hwa.

 

Author pov

 

Ketika jung yong hwa selesai berkata demikian, bel sekolah tanda istirahat telah selesai pun berbunyi. Namja itu pun menoleh ke yeoja yang masih duduk dirumput. Shin hye belum melihat yong hwa, ketika namja itu mengulurkan tangannya. Shin hye pun mengadahkan wajahnya untuk melihat Yong hwa, yong hwa hanya menganggukkan wajahnya.

 

“kajja…” ujar yong hwa.

 

Shin hye lalu melihat tangan yang terulur itu, ia pun tersenyum. Kemudian memegang tangan namja yang adalah sahabatnya itu.ketika shin hye memegang tangan yong hwa, namja itu pun lalu menariknya untuk berdiri, namun yong hwa tidak melihat kalau ada akar pohon yang tersembul dari tanah. Kakinya lalu tersandung akar pohon itu, dan ia pun kehilangan keseimbangan. Yong hwa pun terjatuh bersama shin hye di tanah yang miring dibalkon sekolah itu. Mereka bergulingan beberapa saat lamanya hingga ke pinggir balkon. Ketika mereka sampai ke pinggir balkon, Tubuh yong hwa berada dibawah dan ia tertahan tembok balkon sekolah. Tapi shin hye yang berada diatasnya tidak tertahan. Dengan segera tubuh shin hye melayang diudara, tapi tangannya segera dipegang oleh yong hwa, agar ia tidak terjatuh. Shin hye menangis, dan memandang ke yong hwa. Pada saat itu, sekitar sekolah sudah sepi karena murid-murid sudah masuk kedalam kelas.

 

“yong hwa, jangan lepaskan tanganmu yonghwa. Aku takut…” ujar shin hye lalu ia bermaksud melihat kebawah.

 

“Shin hye, jangan melihat kebawah…pandang aku…aku takkan membiarkanmu jatuh…”ujar yong hwa..ia berusaha keras memegang erat tangan shin hye dan menariknya ke atas.

 

Shin hye memandang wajah yong hwa sambil tersenyum walau ia masih sedikit menangis.

 

“Yong, aku percaya padamu…”ujarnya.

 

Yong hwa hanya menganggukkan wajahnya, lalu setelah agak lama akhirnya perlahan-lahan jung yong hwa berhasil menarik shin hye ke atas, dan mereka terbaring ditanah sambil berpelukan karena letih dan capek. Shin hye berada diatas tubuh jung yong hwa. Wajah mereka hanya berjarak beberapa inci saja. Mereka saling berpandangan dalam jarak begitu dekat.Shin hye bisa merasakan napas berat yong hwa dipipinya, dan ia pun berhenti menangis.

 

“Yong..gomawo kau telah menyelamatkan nyawaku” ujar shin hye dengan lembut. Yong hwa bisa merasakan kalau tubuh shin hye gemetar, karena takut. Dengan segera yong hwa memeluknya untuk menenangkannya.

 

“shhhh.mianhe shin hye..kalau aku tadi tidak tersandung, hal ini tidak mungkin terjadi”ujar yong hwa.

 

Shin hye lalu melingkarkan lengannya dipinggang yong hwa untuk mempererat pelukan mereka.

 

Shin hye pov

 

“Apa yang kulakukan. aku memeluknya??, tapi aku tidak bisa mengendalikan perasaanku. Entah mengapa. Tapi ada perasaan aneh yang terus kurasakan ketika ia tersenyum padaku, atau ketika ia memegang tanganku. Saat ini pun begitu, aku sangat nyaman berada dipelukan yong hwa. Aku ingin terus memeluknya untuk selamanya. Perasaan ini tidak pernah kurasakan ketika aku bersama min ho. Apa namanya perasaan ini. Tapi gomawo yong, karena kau telah menyelamatkanku”

 

Setelah lama berpelukan, yong hwa pelahan-lahan mendorong tubuh shin hye. Lalu mereka berpandangan beberapa saat, sebelum yong hwa dengan perlahan mencium kening shin hye kemudian pipinya…lalu yong hwa melihat bibir tipis milik shin hye…shin hye disisi lain hanya melihat yong hwa, kemudian memejamkan matanya…ia seperti menebak apa yang akan terjadi.

 

Jung yong hwa pov.

 

Aku sangat senang memeluknya..meskipun awalnya ia tidak membalas pelukanku, tapi pada akhirnya ia mau memelukku.shin hye aku sangat merindukan dirimu. Saat ini kesempatan itu datang, aku mencium keningnya lalu pipinya dengan semua perasaan yang kupunya lalu kemudian aku menatap bibir tipis itu. Merah merekah, menunggu untuk kusentuh dengan bibirku. Aku sangat ingin menciummu, Ciuman pertamaku.

 

Park Shin Hye POV

 

Aku merasakan yong hwa mendorong tubuhku perlahan-lahan untuk melepaskan pelukanku. Awalnya aku tidak rela, aku masih ingin memeluknya..tapi kemudian aku melepaskannya juga. Ia kemudian menatapku sangat dalam…aku seperti luluh lunglai dalam tatapannya….”yong jangan menatapku seperti itu”ujarku dalam hati..kemudian ia perlahan lahan mencium keningku lalu pipiku…aku bisa merasakan jantungku berdetak cepat dan wajahku memerah perlahan. Kemudian aku sadar ia menatap bibir tipis milikku, dan aku tahu apa yang akan terjadi karena aku pernah melihat orang berciuman dimana si yeoja menutup matanya..jadi aku menutup mataku..menunggu ia menciumku..ini akan menjadi ciuman pertamaku..lalu aku seperti berhalusinasi bahwa ia menciumku dan merasakan bibirnya menyentuh bibirku..dan aku membalas ciumannya..lalu aku mendengar ia memanggilku..

 

Author POV

 

“Shin-ah…”yong memanggilnya perlahan.

 

Shin hye membuka matanya lalu memandang namja yang masih setengah memeluknya…

 

Yong hwa lalu membantunya berdiri, melihat yeoja itu kemudian tertawa pelan…

 

“yah yong hwa kenapa kau tertawa?” ujar shin hye.

 

Yong hwa lalu menunjuk ke wajah shin hye..

 

“wajahmu memerah seperti tomat..” ujarnya..

 

shin hye lalu memukul pelan lengan yong hwa..

 

“aowww…”yong hwa merintih kesakitan ketika shin hye memukulnya.

 

“Gwenchana” ujar shin hye…ia lalu memegang perlahan lengan yong hwa

 

“aoww..”yong hwa menjerit kembali. “mianhe yong..” ujar shin hye.

 

“Gwenchana, sepertinya lenganku terkilir tadi ketika memegang tanganmu”ujar yong hwa.

 

 Mereka lalu mengibas-ngibaskan pakaian mereka dari debu tanah. Ketika mereka hendak mulai berjalan tiba-tiba yong hwa menjerit kesakitan…dan terduduk kembali ditanah..ia mencoba berjalan tapi terduduk kembali..shin hye lalu melihat yong hwa..

 

“yong, gwenchana…” ujarnya kuatir.

 

“ani..sepertinya kakiku keseleo tadi karena tersandung akar pohon” ujar yong hwa.

 

Lalu shin hye melihat kalau lutut yong hwa berdarah.

 

“yong, lututmu berdarah…kita harus ke klinik kesehatan sekolah..lututmu harus dibersihkan dan diobati” shin hye menatapnya dengan kuatir.

 

“gwenchana shin-ah, kajja kita kekelas saja..kita sudah terlambat masuk kelas..nanti saja kita obati lututku” ujar yong hwa lalu mencoba kembali berjalan dengan tertatih-tatih.

 

Shin hye lalu menyusulnya..

 

“yong, sini aku bantu kau berjalan..lingkarkan lenganmu ke bahuku..”ujarku

 

Yong hwa lalu menurutiku..shin hye lalu melingkarkan lengannya ke pinggang yong hwa..lalu mereka pun melangkah perlahan menuruni tangga balkon sekolah.

 

“yong..kita ke klinik sekolah dulu baru kekelas..lututmu nanti infeksi..lihat darahnya keluar terus..”ujar shin hye..

 

Yong hwa berhenti berjalan..lalu menatap shin hye…shin hye pun balas menatapnya.

 

“gomawo shin-ah..aku akan menurutimu kali ini”ujar yong hwa lalu tersenyum. Shin hye pun ikut tersenyum.

 

Mereka lalu kembali berjalan dan akhirnya sampai diklinik sekolah.petugas kesehatan yang berjaga saat itu melihat kedatangan mereka, lalu memapah yong hwa dan mendudukkannya ketempat tidur..ia lalu melihat luka dilutut yong hwa.

 

“apa yang terjadi, kenapa lututnya berdarah?” tanya petugas itu.

 

“tadi kami buru-buru mau kembali kekelas, kemudian yong hwa tersandung, lalu jatuh tersungkur..karena itu lututnya berdarah…”ujar shin hye.

 

“tunggu sebentar..” sahutnya lalu petugas itu pun mengambil alcohol dan antiseptik. Shin hye duduk disebelah yong hwa.kemudian petugas itu pun kembali dengan tangannya memegang alkohol, antiseptik, kapas dan perban penutup luka.

 

“tahan sedikit, ini akan sakit..”ujar petugas itu..ia lalu mengambil alkohol dan kapas..dan mengoleskannya keluka dilutut yong hwa..

 

“aowww…”namja itu menjerit kesakitan..tanpa sadar tangan kanan yong hwa memegang tangan kiri shin hye dengan erat..shin hye lalu ikut memegang tangan yonghwa dengan kedua tangannya..

 

Setelah selesai luka dilutut itu dibersihkan, lalu dioleskan antiseptik..kemudian ditutup dengan perban….

 

“nah..sudah selesai..kalian boleh kembali kekelas sekarang..perban itu belum boleh dilepas kalau lukanya belum kering…dan tidak boleh terkena air sampai luka itu kering..”ujar petugas itu.

 

“gomawo..”ujar yong hwa.ia dan shin hye lalu berjalan kembali kekelas sambil shin hye memapahnya.

 

Sementara itu dikelas…Juniel gelisah ditempat duduknya..ia melihat kalau tempat duduk yong hwa dan shin hye kosong..

 

“aishhh..kemana mereka..sudah satu jam..dan mereka berdua belum kembali juga…apakah yong hwa sudah mengungkapkan isi hatinya pada shin hye???..ah ani..ani..juniel jangan berpikiran seperti itu..tapi kemana mereka..”ujar Juniel dalam hati..

 

Kemudian terdengar suara ketukan pintu dikelas. Mrs. Jiyeon yang mengajar bahasa inggris menghentikan pengajarannya dan menoleh kepintu..

 

“masuk..”ujar sang guru.

 

Pintu itu pun terbuka. Lalu Juniel melihat Yong hwa dan Shin hye memasuki kelas. Ia melihat kalau shin hye memapahnya dengan melingkarkan lengannya dipinggang yong hwa sambil namja itu memegang bahu shin hye…

 

“apa yang mereka lakukan..shin hye kenapa kau memegang pinggang namja yang kucintai…kau mau merebutnya dariku..aku tak rela…aku harus secepatnya mengatakan pada yong hwa kalau aku menyukainya..entah yong hwa akan ya atau tidak padaku aku tak peduli…aku harus tahu apa yang ada dipikiran yong hwa”ujar juniel.

 

Ketika mereka sampai kedepan kelas, shin hye melepaskan pegangannya pada yong hwa. Mrs. Jiyeon kemudian melihat perban dilutut yong hwa.

 

“bisa jelaskan..kenapa kalian berdua terlambat masuk kelas dan lututnya diperban..”ujar sang guru.

 

“kami berdua tadi berlari kembali kekelas. Ketika tiba-tiba yong hwa tersandung akar pohon yang tersembul dari tanah. Ia pun terjatuh, dan lututnya berdarah. Aku lalu memapahnya ke klinik sekolah..agar lukanya diobati, lalu kami kembali kekelas”.ujar shin hye.

 

“well, okey kalian berdua boleh kembali ketempat duduk kalian..”ujar sang guru.

 

Shin hye dan yong hwa lalu kembali ketempat duduk mereka. Jung yong hwa sempat menoleh ke arah juniel, namun juniel membuang muka kearah lain.

 

Ketika jam pelajaran terakhir telah selesai…Juniel mendatangi tempat duduk mereka.

 

“yong hwa..kalian dari mana tadi..aku sangat kuatir…”ujar juniel.

 

“mianhe juniel..kami tadi dari taman sekolah…ketika kami akan kembali kekelas..yong hwa terjatuh..lututnya berdarah dan kakinya keseleo..aku lalu memapahnya ke klinik sekolah”ujar shin hye.

 

“shin hye, aku tidak bertanya padamu tapi aku bertanya pada yong hwa”ujar juniel.

 

Shin hye pun terdiam dikatakan seperti itu..yong hwa menyadari kalau situasinya sedikit tidak baik.

 

“juniel..kau tidak boleh seperti itu dengan shin hye..kita bertiga adalah sahabat baik..apa yang dikatakan shin hye tadi..itulah yang terjadi..aku tersandung lalu terjatuh dan lututku berdarah” Ujar yonghwa.

 

Juniel lalu melihat yong hwa dan menyadari kalau yong hwa berkata yang sebenarnya ia pun merasa kalau Yong hwa makin dekat dengan shin hye…

 

“yonghwa boleh aku pulang denganmu…ada yang ingin kukatakan”ujar juniel.

 

“mianhe juniel aku tidak bsa pulang denganmu..karena kakiku sakit..jadi aku tidak bisa mengayuh sepedaku..”ujar yong hwa..ia lalu berjalan tertatih-tatih..shin hye kemudian menyusulnya..

 

“yong, biarkan aku memapahmu pulang kerumah..”ujar shin hye..yong hwa hanya tersenyum melihatnya.

 

Ketika shin hye akan menolong memapah yong hwa, tiba-tiba juniel datang dan langsung melingkarkan lengannya ke pinggang yonghwa sementara tangannya yang sebelah memegang lengan yonghwa lalu juniel meletakkan lengan namja itu dibahunya.yonghwa terkejut melihat juniel yang memapahnya..ia lalu melihat kalau shin hye berjalan melewati mereka…yonghwa bisa melihat kalau wajah shin hye sedih..

 

“mianhe shin hye..aku tidak bisa menolak juniel..ia sahabatku sejak lama..dan aku tidak ingin persahabatan ini hancur..”ujar yonghwa dalam hati..ia hanya bisa menatap kepergian shin hye..

 

Lama juniel dan yonghwa terdiam dalam perjalanan mereka pulang kerumah…ketika mereka melewati taman kota…yonghwa melihat ada tempat duduk ditempat itu..

 

“juniel..sebaiknya kita istirahat dulu…lututku agak terasa nyeri” ujar yonghwa.

 

Mereka pun duduk bangku itu…yonghwa lalu teringat kalau tadi ada yang mau juniel katakan padanya…

 

“oh ya juniel kalau tidak salah…tadi ada yang ingin kau katakan padaku…”ujar yonghwa..

 

“ne…tapi aku tidak tahu apakah ini saat yang tepat untuk mengatakan hal itu”ujar juniel.

 

“Juniel…tidak apa-apa…katakan saja…ah..apa kau mau katakan bahwa kau sudah punya pacar??” ujar yonghwa

 

“ani..ani..bukan itu yang mau kukatakan..lagi pula aku belum punya pacar…”ujar juniel.

 

“lalu kalau bukan hal itu..apa yang mau kau katakan juniel…”ujar yonghwa.

 

“kau tahu kan yonghwa kalau kita sudah lama bersama-sama..?”ujar juniel

 

“ne..”ujar yonghwa.

 

“dan kau tahu yong hwa…selama itu aku…aku….”juniel menatap yonghwa…yonghwa disisi lain bingung dengan apa yang hendak dikatakan juniel..

 

“ah..aku harus katakan bagaimana perasaanku selama ini keyonghwa..meskipun dia mungkin akan menolakku..tapi aku tidak punya pilihan lain..”ujar juniel dalam hati..

 

“Yong…tahukah kau kalau selama ini aku memendam perasaan ini kepadamu..”ujar juniel..setelah beberapa saat terdiam..” Yong, aku mencintaimu…”ujarnya menatap yonghwa. Yonghwa shock mendengar pengakuan juniel dan ia sungguh terkejut mendengar kalau juniel menyukainya…

 

 

 

TBC

 

Guys, saya baru saja selesai menulis chapter 5.

 

Sepertinya yonghwa akan menemui masalah di chapter berikutnya. Tapi salut buat yonghwa, meskipun ia harus berkorban dengan perasaannya ke shin hye,,tapi ia tetap berusaha agar mereka tetap bersahabat..apapun terjadi..

 

Mian, klo ada kata-kata yang salah, maklum baru pertama kali belajar buat fan fic.mohon kritik dan sarannya… Gomawo…

 

^ _ ^ tunggu chapter berikutnya ya chingu..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s