Love Is In The Air 5

sad romsnce

Chapter 5 : When Guns meet Yonghwa, and Nightmare haunted.      

Author: Guns 007

Lenght: …… Chapter

Genre: Sad Romance

Rating: PG+

Main Cast: Park Shin Hye, Jung Yong Hwa

Cast on this chapter: Guns007.

 

Yonghwa mengantarkan shin hye pulang.

Yonghwa:”Shinhye, ini sudah jam 10 malam. Aku antar sampai disini saja yah”

Shin hye:”Yonghwa, masuk dulu ke rumah. Bukankah kau mau berkenalan dengan adikku Guns??”. Ketika mereka sampai di rumah shin hye.

Yonghwa: baiklah shin hye. aku memang ingin bertemu dengan adik dari kekasihku”

Shin hye hanya tersenyum. Berdua mereka melangkah ke rumah sambil berpelukan, shin hye memeluk pinggang yonghwa sementara yonghwa melingkarkan sebelah tangannya di bahu shin hye.

Shin hye mencoba membuka pintu depan. Tetapi tidak terbuka..

Yonghwa:”sepertinya guns sedang keluar Shin, karena pintu nya terkunci”

Shin hye menganggukkan kepalanya, sambil mengambil kunci rumah dari tas kecil yang disandangnya di bahu.

Yonghwa:”shin hye, sebaiknya aku pulang. Kurang baik kalau aku bertamu sampai jam begini” sambil membalikkan badannya dan akan melangkah pergi.

Namun shin hye langsung memegang tangannya..

“yong, please jangan pulang dulu honey. Temani aku, sambil menunggu Guns pulang. aku takut sendirian di rumah” sambil tersenyum pada yonghwa.

Yonghwa:”baiklah, shin hye. tapi apa kau yakin kalau Guns akan pulang malam ini??”

Shin hye:”Guns pasti pulang, karena dia hanya akan keluar rumah untuk menemui IU kekasihnya”

Keduanya kemudian masuk kedalam rumah..

Shin hye:”yong, mau minum apa??”

Yonghwa:”air putih saja, aku sedikit haus” sambil duduk di kursi sofa yang ada di ruang keluarga..

Shin hye pergi ke dapur dan kembali dengan segelas air putih di tangannya..

Yonghwa meminumnya sedikit. Shin hye lalu duduk di sebelahnya.

Yonghwa:”shin, jadi apa yang akan kita lakukan sambil menunggu adikmu Guns pulang??”

Shin hye:”hmmm. Yong, aku juga tidak tahu. Ah, bagaimana kalau kita main Truth or Dare saja??”

Yonghwa:”baiklah”

Shin hye:”aku dulu yang bertanya, Truth. Yonghwa, apakah kau masih mencintai Tiffany??” sambil menatap yonghwa.

Yonghwa hanya terdiam..

Yonghwa:”Shin hye. Tiffany adalah masa laluku dan saat ini hanya kaulah yang aku cintai dan masa depanku. Kaulah yang akan menjadi Mrs. Jung, istriku kelak”

Shin hye tersenyum:”ok, aku puas mendengar jawabanmu Yong. Giliranmu sekarang”

Yonghwa:”aku tidak ingin menanyaimu atau menantangmu untuk melakukan sesuatu. Aku hanya ingin menciummu, Mrs. Jung” sambil mendekatkan wajahnya pada shin hye.

Namun shin hye mendorong pelan wajah Yonghwa..

Shin hye:”Mr. Jung, play the game now. Kau harus bertanya atau memintaku untuk melakukan sesuatu”

Yonghwa:”ok shin. Hmm, bagaimana kalau kau berlari di tengah jalan sambil telanjang??”

Shin hye membelalakkan matanya mendengar kata-kata Yonghwa..

Namun Yonghwa langsung tertawa..

Shin hye sadar kalau Yonghwa hanya ingin menggodanya..

Shin hye:”kau….kau mengerjaiku Mr. Jung. Terima hukumanmu sekarang” sambil shin hye mulai menggelitiknya di kursi sofa.

Yonghwa terus tertawa, sambil menggerakkan tubuhnya untuk menghindari shin hye yang menggelitiknya.

Shin hye tambah ingin menggelitiknya ketika dilihatnya Yonghwa terus tertawa..

Shin hye mencoba terus untuk membuat Yonghwa menyerah. Namun Yonghwa ternyata lebih kuat.

Tanpa disadarinya, shin hye mendorong tubuh yonghwa sehingga Shin hye berada diatas tubuhnya sekarang..

Yonghwa lalu memegang kedua tangan shin hye dengan kedua tangannya.

Mereka bertatapan sekarang. Yonghwa telah berhenti tertawa. Dia hanya menatap wajah Shin hye. lalu Yonghwa menarik pelan tangan shin hye hingga kedua wajah mereka saling berdekatan.

Shin hye bisa merasakan detak jantung Yonghwa yang cepat sama dengan detak jantungnya.

Keduanya pun berciuman kembali, Yonghwa bisa merasakan lembutnya bibir shin hye.

Yonghwa hanya ingin menciumnya dengan penuh kelembutan. Dorongan gairah mereka mulai meningkat.

Lalu tiba-tiba..

“ting….tong..” terdengar bel pintu rumah berbunyi dan menganggu kemesraan mereka.

Keduanya langsung berhenti berciuman. Shin hye langsung berdiri. Dia terlihat menggerutu karena gairahnya baru mulai naik.

Shin hye melangkah ke pintu depan dan membukanya..

Ternyata Guns yang berada di depan pintu.

Shin hye:”Guns, kau dari mana saja?? aku sudah lama menunggumu. Tidakkah kau tahu jam berapa ini??”

Guns:”Orang Tua IU sedang keluar kota selama dua hari. Kakak laki-lakinya sedang keluar bersama kekasihnya, jadi hanya IU sendirian di rumah. Dia memanggilku untuk menemaninya hingga kakaknya pulang”

Shin hye:”baiklah Guns, aku bisa menerima alasanmu. Ah Guns, mari kukenalkan pada pacarku, Jung Yong Hwa”

Jung Yonghwa lalu muncul di depan Guns.

Yonghwa:”senang bertemu denganmu Guns” sambil mengajak Guns untuk bersalaman.

Namun Guns tidak menjabat tangan Yonghwa. Dia hanya menatap Yonghwa, dengan ketakutan terpancar di matanya.

Shin hye menyadari kalau adiknya tidak menjabat tangan Yonghwa..

Shin hye:”Guns, kau kenapa?? jabat tangan Yonghwa, Guns”

Guns langsung sadar..

Guns:”eh, ne, shin hye. senang bertemu denganmu juga Yonghwa” sambil bersalaman dengan Yonghwa. Yonghwa bisa merasakan kalau tangannya basah karena keringat padahal cuaca saat itu sedikit dingin.

Guns langsung bergegas masuk kedalam rumah. Dia beralasan kalau dia merasa mengantuk dan ingin tidur.

Shin hye hanya menganggukkan kepalanya dan menerima alas an Guns. Ketika Guns masuk ke dalam kamarnya, dia bisa mendengar Yonghwa memberi ucapan selamat malam pada shin hye.

Guns membaringkan dirinya di tempat tidur, namun matanya tidak mau terpejam..

Sesuatu dari masa lalu langsung menganggu pikirannya, sesuatu yang ingin dilupakannya namun sampai sekarang masa lalu itu masih terbayang jelas di ingatannya. Dan sekarang, ketika ia bertemu Jung Yong Hwa, masa lalu itu menghantuinya lagi..

Sementara itu, Yonghwa sudah sampai di kamar hotel tempatnya menginap. Yonghwa bingung dengan cara Guns menatapnya dan sikap Guns yang langsung pergi begitu saja..

Yonghwa Pov:”mengapa Guns menatapku seperti itu?? Seperti ada ketakutan di matanya. Namun aku tidak mengenalnya dan baru bertemu di rumah Shin hye. dan mengapa tangannya berkeringat ketika cuacanya tidak panas dan malah sedikit dingin?? Hal ini membuatku curiga dengan adiknya Shin hye, Guns. Apakah ada yang disembunyikan Guns dariku, sesuatu dari masa lalu?? Tapi apa?? Aku harus bertanya pada Guns kalau aku bertemu lagi dengannya”

Tiga hari berlalu sejak pertemuan Guns dan Yonghwa..

Dini Hari jam 3 Am.

“maafkan aku, please…..kumohon……..tidak…..tidak…” sambil Guns berteriak-teriak dalam tidurnya, lalu ia pun terbangun..

Shin hye kakaknya langsung datang kekamarnya. Dia mendengar teriakan Guns..

Shin hye:”Guns, apa yang terjadi denganmu?? Mengapa kau berteriak??Ini sudah yang ketiga kalinya kau seperti ini” sambil menatap Guns dengan khawatir.

Shin hye:”kau juga berkeringat banyak Guns..apa kau baik-baik saja??”sambil menyentuhkan tangannya pada dahi Guns..

Guns:”aku baik-baik saja kak, ini hanya mimpi Buruk. Nanti juga pasti hilang”

Shin hye:”baiklah Guns. Namun biar kuambilkan air putih untukmu agar kau tenang” sambil shin hye berdiri dan pergi kedapur. Sesaat kemudian, kakak Guns itu sudah kembali dengan segelas air putih ditangannya.

Guns meminumnya hingga setengah gelas..

Shin hye:”istirahatlah Guns. Namun kalau sesuatu menganggumu dan kau butuh teman bicara, panggil aku karena aku adalah kakakmu. Okay??” sambil menatap wajah Guns.

Guns:”baik kak” sambil berbaring kembali di tempat tidurnya.

Shin hye memakaikan kembali selimut pada Guns hingga sebatas dada..

Shin hye:”tidurlah Guns, aku ada di luar kalau kau perlu sesuatu” sambil melangkah keluar kamar Guns dan menutup pintu.

Shin hye belum ingin tidur, wanita itu memutuskan untuk pergi ke dapur, membuka kulkas dan mengambil sebotol air dingin.

Sambil minum, shin hye memikirkan sesuatu..

Shin hye Pov:”apa yang terjadi dengan Guns?? Apa ada sesuatu yang disembunyikannya dariku?? Tapi apa?? Aku berharap Guns akan menceritakan masalahnya padaku, jadi aku bisa menolongnya untuk menyelesaikan masalah itu”

Setelah 10 menit shin hye duduk, yeoja itu pun kembali ke kamarnya..

Sementara itu, Guns tidak ingin tidur lagi. Namja itu takut kalau mimpi buruk itu kembali lagi..

Guns Pov:”bagaimana mungkin aku menceritakan masalah ini, kalau ini berkaitan dengan Yonghwa kekasihnya itu?? Tapi aku tidak sanggup menyimpan rahasia ini selamanya. Akan kukatakan pada shin hye jika saatnya sudah tepat”

Guns Pov:”maafkan aku kak, jika masalahku ini akan membuatmu dalam masalah dengan Yonghwa. Maafkan aku……maafkan aku….” Sambil Guns menahan kesedihan membayangkan apa yang akan terjadi..

 

Author baru menyelesaikan menulis cerita sequel “Love Is In The Air” part 5 When Guns meet Yong Hwa and Nightmare is Haunted

apa yang terjadi ketika Shin hye mengetahui masalah Guns dan apa yang akan dilakukannya?? Apakah cinta yonghwa dan shin hye akan tetap selamanya atau tidak??

Nantikan terus kelanjutannya..

Gomawo dan keep comment guys..

 

One thought on “Love Is In The Air 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s