Love Is In The Air

foto-22.jpg

 

Chapter 5 : Yonghwa Proposal and Shin hye hate the truth.      

Author: Guns 007

Lenght: …… Chapter

Genre: Sad Romance

Rating: PG+

Main Cast: Park Shin Hye, Jung Yong Hwa

Cast on this chapter: Guns007.

2 Minggu telah berlalu…

Yonghwa telah bekerja selama seminggu dan dia kembali lagi ke seoul untuk menemui shin hye kekasihnya itu..

Saat itu, Yonghwa sedang duduk di tepi tempat tidurnya di sebuah hotel.

Yonghwa sudah memikirkan dengan baik tentang satu hal dan telah memutuskannya..

Yonghwa Pov:”Aku tidak ingin menyia-nyiakan waktuku lagi. Akan kukatakan sendiri kepadanya dan aku harap dia akan mau menerima lamaranku”

Yonghwa lalu menelpon shin hye..

Yonghwa:”sayang, Bolehkah aku datang kerumahmu malam ini. Aku mau membawamu ke suatu tempat”

Shin hye:”tentu saja Yonghwa, hanya engkaulah pria yang kuinginkan untuk datang ke rumahku”

Yonghwa:”ok, satu jam lagi aku akan datang untuk menjemputmu”

Shin hye:”Okay, yong. Aku akan bersiap sekarang”

Setelah menelpon shin hye, Yonghwa mengganti pakaiannya dan menyiapkan semuanya. Lalu namja itu mengeluarkan benda dari saku celananya. Benda itu adalah cincin dengan nama mereka tertera di cincin itu..

Yonghwa Pov:”aku berharap, ini akan membuat cinta kita akan kekal selamanya, shin hye melalui satu lamaran”

Setelah satu jam, Yonghwa akhirnya sampai di rumah Park Shin hye..

Adalah Guns yang membuka pintu untuknya..

Yonghwa:”Hai, Guns. Bagaimana kabarmu??”

Guns:”b….baik” sambil melihat Yonghwa dengan perasaan takut..

Yonghwa menyadari ketakutan Guns padanya. Dia penasaran mengapa Guns bersikap seperti itu. Namun belum sempat hal itu ditanyakannya. Shin hye sudah bersuara sambil turun dari tangga..

“Yonghwa….” Ucap shin hye..

Yonghwa mengalihkan pandangannya dari Guns pada Shin hye..

Yonghwa melihatnya dengan takjub bercampur kagum..

Yonghwa:”woooww, menakjubkan shin hye. penampilanmu seperti bidadari..”

Shin hye hanya tersenyum mendengar pujian yonghwa sambil perlahan yeoja itu melangkah mendekati yonghwa dan Guns..

Shin hye memakai gaun panjang berwarna biru dengan kalung yang diberikan oleh Yonghwa beberapa waktu lalu, melingkar di lehernya sehingga menambah kecantikan yeoja itu.

Sementara Guns justru melihat pada shin hye dengan kesedihan yang terpancar di matanya..

Yonghwa:”bolehkah kita pergi sekarang putri??” sambil mengulurkan tangan kanannya pada shin hye..

Shin hye:”tentu saja, Yonghwa..”. shin hye memegang tangan yonghwa sambil tersenyum padanya..

Shin hye:”Guns, aku akan pergi dulu. Tidak apa-apa kalau kau sendiri di rumah??” sambil menoleh sekilas pada Guns.

Guns:”jangan khawatirkan aku, kak. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Pergilah dan bahagiakan dirimu”. Guns tersenyum pada kakaknya, shin hye..

Shin hye lalu melangkah pergi bersama Yonghwa, kekasihnya..

Setelah mereka menghilang. Guns menutup pintu rumah..

Guns Pov:”bagaimana….bagaimana aku akan berterus terang tentang hal ini pada Shin hye, kakakku?? Yang sebenarnya mengenai masalahku?? Dapatkah shin hye menerima hal ini?? Ketika aku melihat senyumnya pada Yonghwa, cintanya yang begitu besar pada Yonghwa dan berharap untuk bersama Yonghwa selamanya. Aku tidak bisa menceritakan hal ini pada Shin hye, karena jika aku mengatakan yang sesungguhnya pada kakakku. Aku akan membuat kakakku shin hye akan terpaksa mengorbankan cintanya pada Yonghwa. Shin hye seharusnya hidup bahagia bersama Yonghwa. Aku akan menghancurkan segalanya. Apa yang harus kulakukan??” keluh Guns. Namja itu tidak mampu membayangkan apa yang akan terjadi. Sambil terduduk di sofa, namja itu menangis dengan sedih karena dia tahu kalau hal ini akan membuat kedua yongshin couple itu akan menderita..

Guns Pov:”maafkan aku kak. Aku akan membuatmu dalam masalah besar dengan Yonghwa. Ini sepenuhnya salahku. Maafkan aku” sambil Guns menangis tersedu-sedu..

Sementara itu, Yonghwa dan shin hye telah sampai ke suatu tempat yang telah diatur Yonghwa sebelumnya untuk melamar shin hye, kekasihnya.

Yonghwa mengeluarkan sapu tangan dari saku celananya..

Yonghwa:”bolehkah aku menutup matamu dengan sapu tangan ini. Aku ingin membuat kejutan untukmu??”

Shin hye:”ok, yong. Aku akan mengikuti apa yang kau mau”. Yonghwa lalu menutup mata shin hye dengan sapu tangan.

Yonghwa menuntun shin hye menuju ke tempat yang telah disiapkannya..

Yonghwa:”ah, kita sudah sampai”. Namja itu lalu melepaskan sapu tangan yang menutup mata shin hye….

Yeoja itu lalu melihat ke sekeliling ruangan..

Nampak kertas beraneka warna tergantung di dalam ruangan itu. Lilin-lilin juga menyala dan dipasang mengelilingi meja dan juga di bagian lain di ruangan itu. Sekuntum bunga dan sebotol sampanye Nampak berada di atas meja..

Shin hye berjalan, mengambil dan membaca sepucuk kertas yang tergantung di ruangan..

“cinta itu indah, jika kau mempunyai Cinta di hatimu, maka kau akan menjadi orang yang berbahagia dalam hidupmu”

Shin hye tersenyum setelah membaca kertas itu..

Shin hye:”Yonghwa, apakah kau yang membuat semua ini??”

Yonghwa hanya menatapnya..

Yonghwa:”aku membuat ini hanya untukmu dan khusus untukmu, shin hye. ayo, kita duduk tuan putri”

Yonghwa lalu menarik satu kursi buat shin hye..

Shin hye tersenyum:”terima kasih, yonghwa” sambil yeoja itu duduk.

Yonghwa mengambil sebotol sampanye dan menuangkan isinya ke dalam gelas..

Yonghwa:”cheers, shin hye untuk cinta kita” sambil yonghwa mengangkat gelas..

Shin hye:”cheers”. Shin hye ikut mengangkat gelasnya..

Setelah mereka minum sampanye..

Yonghwa berdiri dan melangkah ke kursi tempat shin hye duduk..

Yonghwa:”mau berdansa bersamaku, shin hye”

Shin hye:”tapi aku belum tahu bagaimana caranya berdansa, yonghwa”

Yonghwa:”ikuti saja langkahku, putri” sambil yonghwa mengulurkan tangannya..

Shin hye:”tidak ada musiknya yong??”

Yonghwa:”itu tidak menjadi masalah, hati kita akan menjadi musiknya”

Shin hye:”kalau begitu, ajarkan aku yong bagaimana caranya berdansa” sambil shin hye menyambut uluran tangan yonghwa..

Shin hye mengikuti yonghwa ke bagian lain dari ruangan itu dimana mereka berdua dikelilingi oleh lilin yang telah diatur yonghwa sebelumnya..

Yonghwa:”taruh tangan kananmu di bahuku sementara tangan kananku di pinggangmu”

Shin hye mengikuti arahan Yonghwa..

Tetapi baru beberapa langkah, shin hye tanpa sengaja menginjak kaki yonghwa..

“awww” teriak yonghwa..

“maaf yonghwa” kata shin hye..

Yonghwa:”tidak apa-apa, ayo kita teruskan lagi latihannya..

Setelah 15 menit kemudian, shin hye mulai lancer mengikuti gerakan kaki yonghwa..

Yonghwa:”bagus, shin hye. kau sudah bisa berdansa sekarang”

Shin hye:”itu karenamu yonghwa, sehingga aku bisa berdansa”

Yonghwa:”ada sesuatu yang ingin ku tanyakan padamu, shin hye??”

Shin hye hanya menatapnya sambil kedua tangannya di bahu yonghwa..

Yonghwa:”aku tidak tahu apakah ini saat yang tepat. Namun aku tidak dapat menahan diriku lagi. aku ingin kau menjadi milikku secepatnya shin hye, karena aku mencintaimu”

Kemudian perlahan yonghwa berlutut dengan sebelah kaki ditekuk..

Shin hye tahu apa yang akan dikatakan oleh yonghwa. Shin hye menutup mulutnya dengan sebelah tangannya. Yeoja itu sangat…sangat bahagia. Akhirnya ada seseorang yang akan melamarnya untuk menikah dan dia tidak akan sendiri lagi..

Yonghwa:”shin hye, kekasihku. Maukah kau menikah denganku dan menjadi Mrs. Jung??”

Shin hye:”mana cincinnya, yonghwa??”

Yonghwa:”aissshh, aku lupa. Tunggu sebentar” sambil yonghwa mengambil cincin dari saku celananya..

Shin hye sedikit tertawa namun bahagia..

Shin hye:”aku ingin yonghwa menjadi Mrs. Jung dan bersamamu selamanya. Ya, aku mau menikah denganmu” . shin hye lalu mengulurkan tangan kanannya. Yonghwa memakaikan cincin di jari manisnya..

Lalu mereka berciuman di tengah-tengah cahaya lilin..

 

Yonghwa dan Shin hye telah memutuskan akan menikah dua minggu lagi..

Sementara itu, Guns bingung, dia tidak tahu apa akan mengatakan yang sebenarnya pada kakaknya atau tidak. Tapi dia memutuskan harus mengatakan pada shin hye tentang hal ini. Suka atau tidak, shin hye harus menerimanya..

Guns Pov:” hal ini sangat susah bagiku. Kakakku mungkin akan sangat membenciku karena telah menghancurkan kebahagiannya dengan yonghwa. Namun jika aku tidak mengatakan hal ini, aku akan terus dihantui mimpi buruk tiap malam..

Guns menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan hal itu..

Satu minggu kembali berlalu..

Pada malam hari, guns berpikir dan merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengatakannya..

Namja itu berjalan menuju ke ruang makan. Dilihatnya, shin hye sedang melamun sambil tangannya bertopang di meja makan. Guns bisa melihat senyumnya yang mengembang dari kejauhan. Guns merasa sedih meliihat hal itu..

Guns memanggilnya:” kakak…..kakak…” sambil namja itu menghampiri meja makan..

Shin hye sadar dari lamunannya. Yeoja itu menoleh dan melihat adiknya..

Shin hye:” oh, guns..”

Guns lalu duduk di depan kakaknya..

Dia menatap shin hye. Shin hye melihat ada kesedihan dimata adiknya. Tak pernah dia melihat adiknya sedih seperti itu semenjak meninggalnya orang tua mereka..

Shin hye:” guns, mengapa kau melihatku seperti itu?? Apa ada sesuatu yang ingin kau katakana??”

Guns:” ne, kakak. Ini masalahku dan telah menghantuiku setiap malam. Namun aku bingung apakah aku harus mengatakannya padamu atau tidak”

Shin hye:”mengapa kau harus bingung guns??, tidak apa-apa katakan saja aku pasti akan membantumu untuk mencari jalan keluarnya”

Guns:” aku bingung karena…..karena masalahku ini berhubungan dengan pacarmu, Jung Yong Hwa” sambil guns melihat ke shin hye..

Shin hye terkejut mendengarnya. Yeoja itu langsung terdiam, namun dia ingin tahu masalah apakah itu..

Guns:” aku akan mengatakannya padamu kakak, mungkin setelah itu kau akan membenciku atau marah padaku. Aku akan menerimanya” sambil dia melihat ke shin hye..

Shin hye tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya menatap guns dengan pertanyaan berkecamuk di pikirannya..

Guns:” kejadian ini terjadi hampir empat tahun yang lalu, namun masih sangat jelas di pikiranku…

 

FLASHBACK

GUNS POV

Saat itu pada jam 6 sore..

Aku pergi kerumah temanku untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen kami..

Aku berada disana hingga jam 8 malam. Lalu aku memutuskan untuk pulang..

Dalam perjalanan pulang, aku baru menyadari kalau lampu mobil depan sebelah kanan tidak menyala, jadi hanya sebelah kiri yang menyala. Karena itu, aku hanya mengemudikan mobilku dengan kecepatan sedang.

Saat itu gelap dijalan, ketika aku melewati toko supermarket. Lalu tiba-tiba aku melihat seorang wanita dan seorang anak kecil yang sedang menyeberang, aku langsung menginjak rem namun jaraknya terlalu dekat. Aku tetap menabrak mereka.

Aku pucat pasi melihat mereka tergeletak di jalan raya. Aku ingin menolong mereka, namun rasa takut langsung menghantuiku, takut akan semua hal. Aku langsung pergi dengan kecepatan tinggi. Aku tidak tahu apakah mereka akan selamat atau tidak. Namun setelahnya aku tahu dari Koran kalau keduanya meninggal dan menyebabkan suaminya shock dan sangat tepukul dengan kejadian itu..

 

END OF FLASHBACK

Guns:” aku tidak takut jika aku akan dipenjara karena hal ini. Itu adalah hukumanku dan akan kuterima, tetapi….”

Guns belum melanjutkan kata-katanya, ingin dilihatnya bagaimana reaksi shin hye..

shin hye masih bingung pada awalnya, namun perlahan dia mengerti dan menyadari apa yang akan terjadi…terjadi dengan rencana untuk menikah dengan yonghwa yang dicintainya. Dia takut untuk mendengar kenyataan itu..

Guns:” tetapi….akan sangat berat untukmu kakak, karena…..karena suami dari wanita dan anak yang kutabrak itu adalah………………………adalah……………..Jung Yong Hwa” sambil Guns melihat ke shin hye dengan perasaan sedih..

Shin hye sangat terpukul dan shock mendengar hal itu…

“karena suami dari wanita dan anak yang kutabrak itu adalah jung yonghwa” hanya kalimat itu yang terus berdengung di telinganya….

Tanpa disadari, air mata mengalir turun dari wajah cantiknya..

Dia menyadari apa yang akan terjadi jika yonghwa tahu hal ini…

–             Rencana pernikahan mereka akan hancur berantakan..

–             Yonghwa akan memutuskan hubungannya dengan shin hye

–             Yonghwa akan pergi untuk selamanya

–             Dan impian untuk membangun keluarga yang bahagia bersama yonghwa tidak akan pernah menjadi kenyataan..

 

Shin hye menatap guns dengan pandangan yang penuh kemarahan dan emosi..

 

Dia berteriak pada Guns:” mengapa baru sekarang kau mengatakan hal ini kepadaku guns?? Mengapa tidak jauh sebelumnya, sehingga ketika aku bertemu Yonghwa aku tidak akan jatuh cinta padanya dan menghindarinya. Jika dia tahu tentang hal ini, dia tidak akan bisa menerimanya. Kau membuatku menderita Guns, aku tahu sekarang mengapa kau takut dengan yonghwa”sambil shin hye menangis dan berdiri dari tempat duduknya..

 

Guns ikut berdiri dari tempat duduknya..

 

Guns:”maafkan aku kak, aku tidak ingin kau menderita karena apa yang kulakukan” sambil guns melangkah menghampiri shin hye dan akan menyentuh bahunya untuk menghiburnya..

 

Namun shin hye langsung menepis tangan guns..

 

Shin hye:” jangan sentuh aku!! Kau telah membuatku menderita, guns. Karena kau adalah adikku satu-satunya dan yonghwa adalah calon suamiku. Kalian berdua adalah yang terpenting bagiku. Aku tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini, aku akan pergi ke kamarku, jangan mengangguku hingga nanti aku mau berbicara padamu” sambil shin hye melangkah pergi menuju ke kamarnya..

 

Guns tidak pergi megikutinya, namja itu mengerti jika shin hye tidak ingin diganggu saat ini. Dia lalu mengambil air dingin dari kulkas dan meminumnya. Setengah jam kemudian, namja itu melangkah menuju ke kamarnya..

 

Ketika namja itu melangkah melewati kamar shin hye..

 

Guns bisa mendengar kakaknya menangis..

 

Guns Pov:” maafkan aku, kakak. Ini adalah kesalahanku,  Harusnya akulah yang menanggung semuanya dan bukan kakak” sambil guns menoleh ke pintu kamar shin hye..

 

Lalu guns terus melangkah menuju kamarnya. Namja itu mencoba untuk tidur, namun matanya susah untuk dipejamkan..

 

Sementara itu disebelah kamar guns, shin hye menangis dengan tersedu-sedu. Yeoja itu duduk di tempat tidur sambil lututnya ditekuk dan kedua tangan menutupi wajahnya..

 

Yeoja itu benci dengan kenyataan yang harus dihadapinya. Dia berharap kalau seandainya guns bukanlah adiknya, tentulah dia bisa menikah dengan Yonghwa dan bisa memiliki keluarga bahagia yang diidam-idamkannya. Namun sekarang hal itu sangat berat baginya..

 

Shin hye Pov:” Oh, Tuhan. Tolong aku!! Katakan padaku apa yang harus kuperbuat. Berikan suatu tanda padaku. Aku tidak bisa memutuskan apa-apa saat ini, semua jalan didepanku seperti kabur dan tidak jelas”

 

Sepanjang malam, shin hye terus menangis hingga yeoja itu tertidur…..

 

Author baru menyelesaikan menulis cerita sequel “Love Is In The Air” part 6 Yong hwa Proposal and Shin hye Hate the truth

apa yang akan dilakukan Shin hye ketika mengetahui masalah Guns?? Apakah cinta yonghwa dan shin hye akan tetap selamanya atau tidak??

Nantikan terus kelanjutannya..

Gomawo dan keep comment guys..

2 thoughts on “Love Is In The Air

  1. penasarrraaaaan……. gmana kelanjutannyyaaa…….?????
    apa hubungan yongshi bisa trs berlanjut ke pernikahan..???
    kasiha shin hye menaggung kesalahan masa lalu adiknya…!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s